Rabu, 18 April 2018

MENANGGAPI SEMINAR TRINITAS GMAHK - III

DASAR PEMBAHASAN: SEMINAR TRINITAS GMAHK(download):



TANGGAPAN SAYA YANG KE-I:
MENANGGAPI SEMINAR TRINITAS GMAHK
http://bloghakekatku.blogspot.co.id/2018/04/menanggapi-seminar-trinitas-gmahk.html 

MENANGGAPI SEMINAR TRINITAS GMAHK – II


TULIS GMAHK:

E.J. Waggoner berkata bahwa “posisi Kristus sama dengan Bapa, agar kuasa penebusan-Nya dapat lebih dihargai.” Pada tahun 1890 ia menyatakan bahwa Kristus bukanlah diciptakan, melainkan Dia memiliki kehidupan dalam Diri-Nya sendiri.”


TANGGAPAN SAYA:

Mengapa kita mengutip perkataan EJ Waggoner, bukan dari perkataan KRISTUS sendiri yang mengatakan:

Yoh. 14:28Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku. 

Yoh. 10:29Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. 

KRISTUS, Orangnya sendiri menyatakan DiriNYA lebih kecil dari BAPANYA, bagaimana Waggoner yang bukan saudara, bukan keluarga, bukan sanak famili, juga bukan tetanggaNYA bisa memberikan keterangan bahwa YESUS = BAPA? Hanya orang gila saja yang membenarkan pendapatnya Waggoner yang sok pinter.

Wahyu 21:23    Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.

Ayat itu menggambarkan ALLAH sebagai matahari sedangkan KRISTUS sebagai lampunya saja. Klop dengan pernyataan KRISTUS sendiri dan sekaligus mematahkan pendapatnya Waggoner yang menyesatkan.


TULIS GMAHK:

Waggoner menambahkan bahwa Kristus secara alami adalah substansi yang sama dengan Allah, dan
memiliki kehidupan dalam dirinya sendiri, Dia disebut Jehovah, Allah yang ada dengan sendirinya.


TANGGAPAN SAYA:

Di mana ayat yang mengatakan bahwa YESUS itu JEHOVAH atau YHWH atau YAHWEH? Satu-satunya petunjuk adalah dari nama Ibrani YESUS: YESHUA. YESUS itu nama Yunani yang merupakan tiruan bunyi dari YESHUA. Kalau YESUS tak ada artinya sebab bangsa Yunani tak mengenal YHWH. Hanya "YESHUA" yang memiliki arti "YHWH yang menyelamatkan".

Sekali lagi, wahai para penyebut YESUS, YESUS itu tiruan bunyi dari YESHUA. YESUS itu tak memiliki makna apa-apa. Yang memiliki makna adalah YESHUA, artinya: "YHWH yang menyelamatkan".

Sama seperti: "Bis" itu merupakan tiruan bunyi dari bahasa Inggris: "Bus" yang artinya suatu jenis mobil. Jadi, kalau "bis" itu tak ada artinya apa-apa sebab bahasa Indonesia tak mengenal mobil, tak bisa membuat mobil. Yang mempunyai arti suatu jenis mobil adalah "bus" bukan "bis".

Sekarang pahamkah anda yang terbiasa latah menyebut YESUS, YESUS, YESUS?????? Jika sudah tahu bahwa itu kurang tepat, ubahlah dengan yang benar, sebab nama orang itu tak boleh diubah-ubah sampai sehurufpun tak boleh salah. Jika Rudy, ya Rudy, jangan diganti Rudi. Rudy dengan Rudi sudah merupakan orang lain.

Nah, nama "YESHUA" itu merupakan pergeseran kata dari nama kuno "YOSUA". Kalau dulu namanya YOSUA, yaitu nama seorang nabi pengganti nabi Musa; kitab Yosua, setelah kitab Ulangan. YOSUA di Perjanjian Lama, menjadi "YESHUA" di Perjanjian Baru. Artinya adalah "YHWH yang menyelamatkan".

Jika Yosua itu artinya YHWH yang menyelamatkan, maka apakah nabi Yosua itu YHWH? Jika Yesaya itu artinya YHWH adalah keselamatan, maka apakah nabi Yesaya itu YHWH? Jika Hosea itu artinya keselamatan ada pada YHWH, maka apakah nabi Hosea itu YHWH? Jika untung itu artinya tidak mungkin rugi, apakah toko Untung itu tidak bisa bangkrut? Jika selamat itu artinya tidak mungkin celaka, apakah orang yang namanya Selamet tidak bisa celaka?

Jika YESHUA itu artinya YHWH yang menyelamatkan, maka apakah YESHUA itu YHWH? Mari kita lihat ayatnya:

Yohanes 3:16     Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Ayat itu menerangkan bahwa YAHWEH menyelamatkan kita melalui ANAKNYA;

Yohanes 14:6     Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Sekarang, benarkah bahwa KRISTUS itu ada dengan sendirinya, bukan diciptakan?

Yohanes 5:30    Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri;

Yohanes 8:28    Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.

Kolose 1:15    Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,

Ayat itu menerangkan bahwa YESUS itu gambar ALLAH, bukan ALLAH. YESUS yang sulung berarti YESUS mempunyai saudara-saudara dan sama seperti saudara-saudaraNYA, yaitu hasil ciptaan ALLAH.

Ibrani 2:11    Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara,

YESUS dan orang-orang yang diselamatkanNYA, semuanya berasal dari satu, yaitu ALLAH yang esa.


TULIS GMAHK:

Pergeseran paradigma terjadi setelah Ellen G. White menuliskan buku  Kerinduan Segala Zaman  di Australia pada tahun 1890an. Ellen G. White menyatakan, “Sejak masa kekekalan Tuhan Yesus Kristus satu dengan Bapa.” - Alfa dan Omega,   5:13.


TANGGAPAN SAYA:

1. Yang manakah yang dimaksud dengan masa kekekalan oleh Ny. Ellen G. White? Jelas itu menunjuk ke masa sebelum penciptaan, sebelum adanya masa yang tidak kekal sekarang ini, sebagaimana keterangan YESUS sendiri;

Yohanes 17:5    Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.

Sebelum dunia ada, YESUS sudah hidup di hadirat BAPA.

Yohanes 1:1   Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Yohanes 1:2    Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

YESUS bersama-sama dengan ALLAH, berarti dua ALLAH.


2. Satu dengan BAPA;

Adanya kata-kata "dengan" mengartikan bahwa secara matematika itu harus ditambahkan, sehingga berjumlah dua. Tapi Ny. Ellen G. White mengatakan bahwa KRISTUS satu dengan BAPA. Itu artinya Ny. Ellen G. White tidak sedang mengajari kita ilmu matematika sehingga angka satu itu bukan merupakan hasil penjumlahan DIA dengan BAPANYA.                                


(berlanjut besok)

1 komentar:

  1. Saya ibu:lilis pengunjung baru di blog ini ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Aki wali Sentono karna berkat bantuan pesugihan putih sebesar 1 Miliar yang Aki berikan saya tidak tau harus berbuat apa untuk membalas kebaikan Aki wali Sentono awalnya saya kurang yakin dengan adanya pesugihan tapi dengan ekonomi tidak perna bercukupan di tambah hutang lagi menumpuk sudah berapa banyak paranormal yang saya hubungi tidak ada satupun yang berhasil malahan hutang-hutang saya bertambah banyak cuma Aki wali Sentono yang memberikan hasil melalui bantuan pesugihan putihnya akhirnya saya bisa sukses kini kehidupan saya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya ini semua berkat bantuan Aki wali Sentono bagi teman-teman semua punya masalah ekonomi / terlilit hutang mau sukses seperti saya silahkan hubungi atau sms di No. 0823=9369=4699 Aki wali Sentono atau kunjungi website KLIK DISINI PESUGIHAN UANG GAIB saya akui beliau paranormal yang bisa di percaya karna betul betul memberikan hasil inilah kisa nyata dari saya ibu lilis tidak ada unsur kebohongan dalam hal ini terima kasih..

    BalasHapus