Jumat, 16 Maret 2018

PAHAMKAH ANDA DENGAN APAKAH DOKTRIN?

Di zaman sebelum didirikannya lembaga-lembaga terjemahan Alkitab yang resmi, masing-masing orang merasa dibebaskan untuk menterjemahkan Alkitab menurut versi atau pendapatnya masing-masing. Martin Luther sebagai orang Jerman menterjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Jerman. Bahkan jauh sebelum zaman Martin Luther, tahun 459-460, sudah ada Alkitab terjemahan bahasa Siria yang disebut Pesyita, yang artinya sederhana atau jelas.

Tidak ada hukum yang melarang orang menterjemahkan Alkitab semau-mau gue. Juga tidak ada yang akan menyebut terjemahan tersebut salah, sebab yang diterjemahkan adalah Alkitab, sedangkan kepakaran alih bahasa masih sangat langka, juga kepakarannya tak ada pengesahan berupa ijasah. Asal bisa bahasa Yunani sedikit saja sudah merasa berhak menterjemahkan Alkitab ke dalam bahasa negaranya dan tak ada yang mengkritisinya karena masyarakat di zaman itu masih bodoh-bodoh.

Tapi di zaman berikutnya ketika lembaga-lembaga Alkitab resmi didirikan, mulailah penterjemahan itu memasuki babak penertiban. Para penterjemahnya adalah orang yang benar-benar pakar dan meliputi semua kelompok denominasi atau aliran. Masing-masing denominasi mengirimkan ahlinya untuk duduk bersama-sama menterjemahkan Alkitab, dan pekerjaan itu didukung dengan berbagai alat bukti atau alat bantu yang sangat memadahi sehingga diharapkan bisa menghasilkan terjemahan yang sesempurna mungkin. Maka jadilah sebuah Alkitab terjemahan yang isinya disepakati oleh semua denominasi Kristen dan dikukuhkan sebagai terjemahan standart atau terjemahan yang benar. Dan berikutnya Alkitab hasil terjemahan lembaga itu memiliki otoritas untuk menyingkirkan terjemahan-terjemahan pribadi. Alkitab-alkitab hasil terjemahan perorangan dianggap tidak sah dan tidak boleh diedarkan.

Tapi kalau ditanyakan apakah terjemahan lembaga itu sudah benar-benar pas, akurat sesuai dengan aslinya? Maka tak ada sebuah lembagapun yang berani menyatakan Alkitab hasil terjemahannya sebagai yang paling akurat. Semua lembaga akan angkat tangan tak berani menjamin, kecuali menyatakan: "mendekati aslinya".

Okey, saya tak memasalahkan itu.

Dalam terjemahan sendiri, ketika menghadapi kata-kata yang sulit diterjemahkan, orang-orangpun dipaksa untuk berimajinasi dengan tafsiran, yaitu: "kira-kira apakah itu maksudnya?" Sehingga dalam terjemahan Alkitab sesungguhnya sudah memuat tafsiran yang belum tentu tafsiran itu benar. Alkitab sendiri sudah merupakan tafsiran, betapa lebih parahnya apabila itu ditafsirkan lagi oleh berbagai macam orang yang menghasilkan berbagai macam denominasi Kristen. Jadinya tafsiran kwadrat. Lebih lebar lagi dari sudut aslinya.

Masing-masing denominasi mempunyai tafsiran sendiri-sendiri dan itulah yang diajarkan kepada umatnya. Nah, ajaran itulah yang disebut sebagai doktrin. Kalau orang Romawi menyebutnya: "doctrina", kalau orang Inggris menyebutnya: "teaching", sedangkan orang Indonesia menyebutnya ajaran. Jadi, ajaran itu sama dengan doktrin, yaitu ajaran yang diajarkan ke suatu kelompok tertentu. Bukan merupakan ajaran umum seperti matematika, kimia dan fisika yang sifatnya umum.

>> Ada doktrin TNI, yaitu ajaran untuk prajurit TNI saja.

>> Ada doktrin hukum

Maka bertemulah umat HKBP dengan umat GKI. Keduanya sama-sama bertuhan YESUS, tapi kenapa mereka tidak sama? Berdialoglah mereka berdua, lalu oleh suasana yang memanas meningkatlah menjadi diskusi, saling beradu argumentasi, dan tak jarang diakhiri dengan adu jotos. Dari satu lawan satu meningkatlah menjadi tawuran antar gereja. Antara gereja yang satu tidak akur dengan gereja yang lainnya.

Maka para tokoh gereja mengadakan musyawarah dan diambil permufakatan untuk mengadakan gerakan oikumene, yaitu gerakan pemersatuan gereja. Antara gereja dengan gereja tidak boleh ada pertentangan, melainkan harus terjalin persatuan. Untuk itu umat dilarang membicarakan masalah doktrin. Doktrin ditenggelamkan, yang dipentingkan YESUS-nya. "Sesama buskota dilarang saling mendahului". Itulah tulisan yang biasanya ada di bagian belakang buskota DAMRI.

Sebenarnya doktrin apakah yang sedang dipertentangkan? Doktrin gereja! Bukan doktrin Alkitab! Tafsiran satu pendeta dengan tafsiran pendeta lainnya itulah yang dipertentangkan. Umat terlanjur menyejajarkan antara gereja dengan Alkitab, perkataan pendeta dengan perkataan TUHAN. Ketika mendengar khotbah pendeta disebutnya sebagai mendengarkan firman TUHAN. Wouh, adakah pendeta = TUHAN, dan Alkitab = gereja? GILA! Umat yang mabuk itu! Umat yang buta, tidak bisa membedakan antara perkataan manusia dengan perkataan TUHAN. Padahal ketika ditanyakan apakah Alkitab? Mereka segera menyahut Alkitab adalah Firman TUHAN.

Di gereja semua orang diwajibkan: manggut-manggut dan berkata: "Amien". Salah atau benar omongan itu harus diaminkan. Kalau tidak diaminkan kata pak pendeta bisa masuk neraka. Akh, zaman secanggih ini koq masih ada orang yang dimakan takhyul?!

Hari ini saya mau katakan, bahwa siapa saja yang bisa mati adalah manusia, dan semua manusia bisa berbuat kesalahan. Adam saja bisa salah. Raja yang terhebat seperti Daud-pun bisa berbuat dosa. Salomo yang berhikmatpun bisa melakukan kebodohan. Yudas Iskariot yang murid YESUS-pun bisa menjadi pengkhianat. Bahkan Petrus yang kepala para rasulpun bisa menyangkali sampai tiga kali. Itu adalah tokoh-tokoh hebat dalam Alkitab yang kedudukannya sebagai para nabi dan rasul. Nah, masakan ada pendeta yang layak disederajatkan dengan mereka? Jika tingkah lakunya saja tak lebih baik dari kita yang umat biasa, masakan perkataannya dipatenkan sebagai kebenaran?

Bayangkan jika di dunia ini ada ribuan kebenaran; ada kebenaran Katolik, Protestan, Pantekosta, HKBP, GPdI, Bethany, dan lain-lainnya. Siapa yang memiliki otoritas untuk mengontrol doktrin gereja-gereja itu jika bukan Alkitab?

2Tim. 3:16Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Kita harus menempatkan Alkitab di atas gereja-gereja dan pendeta-pendeta. Siapapun yang bicaranya tidak sesuai dengan Alkitab harus ditendang keluar!

Yes. 8:20"Carilah pengajaran dan kesaksian!" Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.

Siapa saja yang bicaranya tidak sesuai Alkitab, mati!

2Ptr. 2:3Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.

Apa katamu? Harus saya adu dengan kata Alkitab. Jika sesuai Alkitab disebut Alkitabiah, jika tidak sesuai sebutannya adalah tidak Alkitabiah alias ngarang! Padahal para pendeta kalau di atas mimbar selalu membuka ayat Alkitab dan menyuruh semua jemaat ikut membukanya, lalu dibaca bersama-sama. Untuk apa? Untuk menyakinkan jemaat bahwa kalimat yang diucapkan oleh sang pendeta itu sesuai dengan bunyi kalimat di Alkitab. Jadi, anda jangan kena sihir untuk membenarkan begitu saja segala perkataan pak pendeta yang tidak sesuai dengan Alkitab.

Ibr. 2:1Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.

Kita harus cocokkan dengan Alkitab: "Apakah semua itu benar demikian?"

Kis. 17:11Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.

Kita harus membedakan antara hal-hal yang dinyatakan dengan hal-hal yang disembunyikan;

Ulangan 29:29Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini."

Misalnya: Apakah nyata di Alkitab menyebut ALLAH itu trinitas? Ada atau enggak? Jangan membuat istilah sendiri!

Apapun akibatnya dari kita membicarakan doktrin, setiap doktrin harus diuji kebenarannya dari Alkitab. Alkitab harus kita angkat untuk menghakimi perbedaan doktrin. Jika tidak demikian maka buanglah Alkitab dan pakai saja buku gereja. Jika doktrin gereja yang harus ditinggikan, maka untuk apa bawa-bawa Alkitab? Ibadahmu sia-sia jika bukan doktrin Alkitab yang dijadikan pegangan;

Mat. 15:9Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."

Berikut ini catatan Sarapanpagi.org tentang doktrin:

http://www.sarapanpagi.org/dogma-doktrin-study-kata-vt204.html

    Suatu kepercayaan kepada suatu doktrin denominasi tertentu, akan mempengaruhi penafsiran seseorang terhadap ayat-ayat Alkitab. Dan sering kali doktrin-doktrin dari suatu denominasi itu seolah-olah menjadi entitas yang berdiri secara independen yang kemudian "mendikte" Alkitab.
Doktrin gereja bisa sampai mendikte Alkitab? Wouh, hebat sekali pendeta itu! Baptis percik karangan Roma Katolik bisa menenggelamkan baptisan secara Alkitab. Patung YESUS bisa membatalkan hukum ALLAH yang kedua; Jangan membuat patung yang menyerupai apapun! ALLAH trinitas bisa menjungkirkan ALLAH yang esa. Apa yang tersirat bisa mengalahkan apa yang tersurat. Hebat sekali hipnotisnya, dan rapuh sekali keimanan kita? ANAK ALLAH bisa diubah menjadi ALLAH. ALLAH yang kekal bisa dijadikan ALLAH Perjanjian Lama.

D. Lortsch, Histoire de la Bible en France, 1910, p.14;
Dewan Gereja Tarragona menyatakan bahwa: "tidak seorangpun yang boleh memiliki buku-buku Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dalam bahasa Roman (bahasa Romawi kuno/bahasa Latin), dan jika ada orang yg memilikinya, ia harus menyerahkan buku2 tsb kepada uskup setempat dalam waktu delapan hari setelah dikeluarkannya Dekrit ini sehingga buku2 tsb dapat dibakar

Yah, Alkitab sudah dianjurkan untuk diserahkan ke gereja untuk dibakar. Kini Alkitab tidak dibakar tapi digudangkan! Apa bedanya itu, bro?????

Melawan doktrin gereja = melawan gereja. Melawan gereja, anda akan dipecat dari gereja itu. Wouh, apakah YESHUA ha MASHIA juga akan memecat kita?

Luk. 10:20Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga."

KASIH LEBIH PENTING DARI DOKTRIN?

1Korintus 13:2

Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
13:3Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

Kasih memang lebih penting dari doktrin. Tapi apakah kasih meniadakan doktrin? Jika jantung lebih penting dari tangan, apakah anda mau tangan anda dibuntungi? Bukankah ALLAH melengkapi kita dengan hal yang sekecil-kecilnya, sekalipun itu bukan yang terpenting? Bukankah Alkitab itu memuat ribuan ajaran; ada ajaran baptisan yang juga bukan termasuk ajaran kasih. Ada ajaran untuk memberitakan Injil yang juga bukan termasuk ajaran kasih. Apakah anda yakin bisa masuk sorga jika mengabaikan salah satunya?

Luk. 11:42Tetapi celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran, tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Yak. 2:10Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.

Apakah anda tidak merasa bersalah jika YESUS anda sebut sebagai ALLAH?

Yohanes 17:3Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Hidup kekal itu menyatakan ada berapa ALLAH dan siapakah YESUS? Tapi berapa ALLAH menurut anda dan siapa YESUS menurut anda? GOMBAL! Masuk neraka anda jika GOMBAL. Bicaralah yang benar menurut Alkitab, jangan ngomong sendiri!

Image result for gambar sola scriptura

Tidak ada komentar:

Posting Komentar