Sabtu, 10 September 2016

AJARAN-AJARAN YESHUA - 26

Mat. 23:23Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

ELOHIM YESHUA mengecam orang-orang yang timpang dalam menjalankan perintah ELOHIM YAHWEH. Satu perintah dilakukan tapi perintah yang lain diabaikan. Perintah yang harafiahnya dijalankan tapi perintah dasarannya dilalaikan. Harusnya, yang satu dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Matius
22:37Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
22:38Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
22:39Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
22:40Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

ELOHIM YESHUA tidak meniadakan satupun hukum-hukum dan ajaran-ajaran para nabi, tapi menandaskan bahwa kesemuanya itu harus dilakukan dengan kasih. Hukum-hukum yang ditujukan kepada ELOHIM YAHWEH, lakukanlah semua itu dengan rasa kasih kepada ELOHIM YAHWEH. Demikian pula hukum-hukum yang ditujukan untuk sesama manusia, juga harus dilakukan dengan landasan kasih sesama.

Tanpa kasih, maka semua yang kita lakukan menjadi sia-sia, bahkan dosa;

1Kor. 13:3Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

Kasih adalah roh atau jiwa yang memberi hidup pada perbuatan kita, sehingga perbuatan kita menjadi indah dan menyenangkan. Tanpa kasih maka perbuatan kita menjadi hambar, tawar dan mati. Misalnya, ketika kita memberi pertolongan atau uang kepada seseorang; sekalipun hanya kecil atau sedikit yang kita berikan, jika kita berikan dengan tulus dan penuh perhatian, maka orang yang menerimanya akan sukacita, terhargai dan menganggap pemberian itu sebagai yang sangat besar dan mengesankan. Tapi sekalipun besar nilai pertolongan atau pemberian kita, jika kita memberikannya dengan tidak ikhlas atau mengomel, maka orang yang menerimanya akan merasa sakit hati, terhina dan bisa jadi berpikir akan ditolaknya pemberian itu.

Kasih bisa merubah yang kecil dan sederhana menjadi besar dan berharga, sedangkan tanpa kasih bisa merubah yang besar dan megah menjadi kecil dan tak berharga.

Dari 10 Hukum ELOHIM YAHWEH yang termuat dalam 2 loh batu, yang sebuah loh batu berisi hukum-hukum untuk ELOHIM YAHWEH, sedangkan yang sebuah lagi untuk sesama manusia.

5 Hukum untuk ELOHIM YAHWEH adalah:

1. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.

2. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

3. Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

4. Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:

5. Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

Orangtua termasuk ILAHI, sebab kedudukannya di atas kita, tidak sejajar dengan kita. Dialah yang melahirkan kita. Dialah elohim yang kelihatan. Jika kita tidak mengasihi orangtua yang kelihatan, jangan katakan kita mengasihi ELOHIM YAHWEH yang tidak kelihatan. Orangtua adalah alat ukur kebenaran peribadatan kita pada ELOHIM YAHWEH. Seperti apakah sikap kita pada mereka?

1Yoh. 4:20Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.

5 Hukum untuk sesama adalah:

6. Jangan membunuh.

7. Jangan berzinah.

8. Jangan mencuri.

9. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.

10. Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu."


Ada orang yang tidak memahami arti kasih berkata: "Jika saya melakukan kasih berarti saya tak perlu melakukan hukum Taurat dan ajaran para nabi." Lho, memangnya kasih itu barang macam apa sehingga bisa dilakukan? Kasih itu barang macam apa sehingga bisa kelihatan? Kasih itu roh atau jiwa atau sifat, bukan sesuatu yang bisa dilihat.

Kasih itu bukan tentang memberi uangnya, tapi seperti apa anda memberikannya? Jika memberi dengan bersungut-sungut, itu bukan termasuk kasih. Tapi sekalipun pemberian kita tidak berbentuk uang, jika apa yang kita perbuat memuaskan hati orang, maka itulah kasih.

Mungkin anda melakukan pelayanan gerejani yang besar, seperti suster Teresa yang melayani fakir-miskin, menolong orang sakit, aktif dalam berbagai kegiatan gerejani, suka berbagi uang, suka bersedekah, jabatan majelis gereja atau diakoni atau tua-tua ataupun pendeta. Jika anda melanggar hukum ke-4; "Ingat, dan kuduskanlah hari Sabat", maka di mana kasih anda terhadap ELOHIM YAHWEH? Kasih terhadap sesama anda mungkin bagus, tapi kasih terhadap ELOHIM YAHWEH buruk, apakah anda akan terselamatkan?

Kornelius, perwira Romawi yang penyembah berhala adalah orang yang suka bersedekah. Mungkin lebih bagus dari sedekah anda. Tapi ELOHIM YAHWEH masih belum puas sebelum Kornelius itu menjadi umatNYA. Perbuatan kebajikan Kornelius masih dianggap kurang. Karena itu ELOHIM YAHWEH mengutus rasul Petrus untuk mempertobatkannya, supaya orang baik itu masuk Kristen, menyembah ELOHIM YAHWEH dan menguduskan hari Sabat seperti orang-orang Kristen lainnya.

Tidak ada seorangpun yang dibenarkan melakukan 9 hukum yang lainnya, yang melalaikan menguduskan hari Sabat. Dan tidak ada seorangpun yang dibenarkan karena menguduskan hari Sabat, tapi menjadi pembunuh, atau pencuri atau pezinah. Jadi, satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Anda memang perlu menjadi orang Advent yang menguduskan hari Sabat. Tapi jika anda melanggar hukum dan ajaran para nabi yang lainnya, maka andapun akan dibuang ke neraka!

Seorang yang lainnya lagi mengajukan ayat ini:

Luk. 16:16Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.

Apa maksudnya Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes Pembaptis? Maksudnya adalah perbatasan antara Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru, sebagaimana dinubuatkan oleh nabi Yeremia;

Yeremia
31:31Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,
31:32bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.
31:33Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Yohanes Pembaptis adalah batas dari Perjanjian Lama, sedangkan ELOHIM YESHUA adalah TUHAN Perjanjian Baru. Jika di zaman Perjanjian Lama hukum-hukum harus dilakukan secara harafiahnya saja, di Perjanjian Baru hukum-hukum itu harus dilakukan dengan landasan kasih. Tanpa kasih, menguduskan hari Sabatpun tak ada gunanya. Tapi di Perjanjian Lama, menguduskan hari Sabat tanpa kasih masih dibenarkan.

Di Perjanjian Baru, ELOHIM YAHWEH bukannya meniadakan hukum Taurat, tapi memindahkan 10 Hukum itu dari loh batu ke loh hati;

2Kor. 3:3Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.

Supaya orang melakukannya bukan karena membaca tapi karena mengerti, bukan karena peraturan tapi karena kesadaran, bukan oleh faktor di luar tubuh yaitu guru-guru, tapi oleh ROH KUDUS yang berbicara di dalam hati kita.

Yeremia 31:34Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka."

Perjanjian Baru adalah pendewasaan rohani umat ELOHIM YAHWEH, bukannya meniadakan Hukum Taurat;

Mat. 5:17"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

Mat. 5:19Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

Menggenapi, artinya adalah melengkapi. Itu terhadap hukum-hukum yang sifatnya lambang-lambang, yaitu ritual-ritual Bait Suci, seperti korban-korban, sebagaimana nubuatannya;

Daniel 9:27Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu."

Nabi Daniel menubuatkan bahwa raja Herodes akan menghentikan ritual korban sembelihan dan korban santapan, yaitu ketika ELOHIM YESHUA disalibkan. Pada saat itulah segala ritual-ritual Bait Suci, keimamatan suku Lewi, dan segala peraturan dalam kitab Imamat, seperti makanan-makanan yang diharamkan, selesai!

Yoh. 19:30Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Matius
27:50Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
27:51Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,

Tabir atau tirai Bait Suci itu dibuat dari kulit domba yang tebal, yang tidak mungkin bisa sobek sendiri. Tapi ketika ELOHIM YESHUA mati, tirai itu terbelah dua dari atas sampai ke bawah, menyatakan bahwa itu perbuatan ELOHIM YAHWEH, yang mengakhiri segala ritual Bait Suci.

Jadi, tidak semua hukum-hukum dalam Taurat itu diakhiri. Sebab Hukum Taurat itu terdiri dari:

>> Hukum Moral: 10 Hukum ELOHIM YAHWEH.

Kel. 32:16Kedua loh itu ialah pekerjaan Allah dan tulisan itu ialah tulisan Allah, ditukik pada loh-loh itu.

10 Hukum itu tulisan ELOHIM YAHWEH, bukan tulisan nabi Musa. ELOHIM YAHWEH menulis sendiri sekalipun nabi Musa bisa menulis. Bukti bahwa nabi Musa bisa menulis adalah ketika 2 loh batu itu dipecahkan nabi Musa, ELOHIM YAHWEH menyuruh nabi Musa membuat penggantinya, tulisan nabi Musa. Namun demikian tentang 2 loh batu tetaplah merupakan tulisan ELOHIM YAHWEH, sebab begitulah aslinya. Berbeda dengan ke-5 kitab Musa yang disebut kitab-kitab Taurat: Kejadian, Keluaran, Bilangan, Imamat dan Ulangan, semua itu adalah tulisan nabi Musa, tulisan manusia.

>> Hukum Lambang: ritual-ritual Bait Suci.

Semua hukum yang sifatnya lambang diselesaikan oleh ELOHIM YESHUA di atas kayu salib;

Ef. 2:15sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

Kol. 2:17semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus.


>> Hukum sipil: hukum-hukum Israel sebagai suatu bangsa.

Hukum sipil diserahkan kepada pemerintah;

Rm. 13:4Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.

Apa jadinya jika 10 Hukum yang mengatur moral manusia itu ditiadakan? Apa jadinya jika orang diperbolehkan menyembah berhala? Apa jadinya jika orang diperbolehkan menyembah patung? Apa jadinya jika orang diperbolehkan menyebut sembarangan nama ELOHIM YAHWEH? Apa jadinya jika orang diperbolehkan melanggar kekudusan hari Sabat? Apa jadinya jika orang diperbolehkan membunuh, mencuri, berzinah, dan lain-lainnya?

Apa jadinya jika orang diperbolehkan melanggar kekudusan hari Sabat?

>> Di gereja main HP, main Pokemon!

>> Tubuhnya ke gereja tapi pikirannya ke bisnis.

>> Tubuhnya ke gereja tapi pikirannya tentang setumpuk pakaian yang belum dicuci.

>> Tubuhnya ke gereja tapi pikirannya ke mall-mall

Tapi ELOHIM YAHWEH menetapkan;

"Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu."

Apa alasan diadakannya hari Sabat?

Keluaran 20:11Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Jadi, hari Sabat diadakan untuk peringatan sepekan penciptaan;

Kejadian
2:1Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.
2:2Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
2:3Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.
2:4Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, --

Jika ELOHIM YAHWEH saja berhenti dari pekerjaanNYA, maka kitapun harus mengikutiNYA;

Ibrani 4:10Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.

Jika tidak menguduskan hari Sabat?

Ibrani 4:11Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga.

Rasul Paulus menyebut ketidaktaatan yang tidak boleh ditiru!
Hasil gambar untuk gambar taat pada pimpinan

1 komentar:

  1. Perkenalkan nama saya zull fikar. Dan saya ingin mengucapkan banyak terimah kasih kepada MBAH JONOSEUH atas bantuannya selama ini dan saya tidak menyanka kalau saya sudah bisa sukses dan ini semua berkat bantuan MBAH JONOSEUH,selama ini, saya yang dulunya bukan siapa-siapa bahkan saya juga selalu dihina orang2 dan alhamdulillah kini sekaran saya sudah punya usaha Restoran sendiri,itu semua atas bantuan beliau.Saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH JONOSEUH atas bantuan nomor togel dan dana ghaibnya, dan saya yang dulunya pakum karna masalah faktor ekonomi dan kini kami sekeluarga sudah sangat serba berkecukupan dan tidak pernah lagi hutang sana sini,,bagi anda yang punya masalah keuangan jadi jangan ragu-ragu untuk menghubungi MBAH JONOSEUH karna beliau akan membantu semua masalah anda dan baru kali ini juga saya mendaptkan para normal yang sangat hebat dan benar-benar terbukti nyata,ini bukan hanya sekedar cerita atau rekayasa tapi inilah kisah nyata yang benar-benar nyata dari saya dan bagi anda yg ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH JONOSEU di 0823 4444 5588 dan ingat kesempatan tidak akan datang untuk yang ke 2 kalinya terimah kasih..

    BalasHapus