Senin, 29 Agustus 2016

HUJAT PARA PAUS

Santo Paus Nikolas I (Menjadi Paus dari 24 April 858 sampai dengan 13 November 867):

"Saya ada di dalam semua dan berada di atas semua, seperti Tuhan sendiri, dan saya, adalah wakil Tuhan, keduanya dalam satu kedudukan ... dan saya bisa melakukan hampir semua yang Tuhan bisa lakukan ... Saya kemudian, berada di atas semua ... dan dengan alasan ini, berada di atas segala allah." (Sumber: "The Church Historians of England: Reformation Period," Oleh Josiah Pratt, cet. 1856, hal.159)
"Oleh karena itu, jangan heran jika kekuasaan untuk membuang segala sesuatu berada dalam tanganku, ya, dengan ajaran-ajaran Kristus." (Sumber: s.d.a, hal.159)
Teks berikut ditulis oleh Paus Nicholas I dalam menanggapi surat yang dia terima dari para uskup Katolik di Lorraine:
"Anda menegaskan bahwa anda tunduk pada penguasa anda, dalam rangka menuruti kata-kata rasul Petrus, yang mengatakan, 'tunduklah kepada para raja, karena ia berada di atas semua manusia di dunia ini." Tapi anda tampaknya lupa bahwa kita , sebagai wakil Kristus, memiliki hak untuk menghakimi semua orang: dengan demikian, sebelum mematuhi raja, anda harus mematuhi kami, dan jika kami menyatakan raja bersalah, anda harus menolak dia dari persekutuan anda sampai kami mengampuni dia.
"Hanya kami yang memiliki kekuatan untuk mengikat dan melepaskan, untuk membebaskan Nero dan mengutuk dia, dan orang-orang Kristen tidak bisa, dengan ancaman hukuman pengucilan, menghakimi selain kami, hanya kami saja yang sempurna. Rakyat bukanlah hakim atas raja-raja mereka; mereka harus mematuhi tanpa mengeluh pada perintah yang paling bengis, mereka harus sujud dengan dahi mereka pada siksaan yang mereka harus terima untuk menyenangkan raja, karena sang penguasa dapat melanggar undang-undang dasar Negara, dan merebut kekayaan rakyat, melalui pajak atau dengan penyitaan, dia bahkan dapat mencabut nyawa mereka, rakyatnya tidak memiliki hak untuk memberikan bantahan sekecil apapun kepadanya. Tetapi jika kami menyatakan bahwa raja itu sesat dan lalim, jika kita mengeluarkannya dari Gereja, imam dan orang awam, apa pun derajat mereka, dibebaskan dari sumpah kesetiaan mereka, dan dapat memberontak terhadap kekuasaannya."
(Sumber: A Complete History of the Popes of Rome, from Saint Peter, the First Bishop to Pius the Ninth, the Present Pope: Including the History of Saints Martyrs, Fathers of the Church, Religious Orders, Cardinals, Inquisitions, Schisms and the Great Reformers (Google eBook), oleh Louis Marie DeCormenin, James L. Gihon, 1857, hlm. 242.)
Dalam suratnya kepada Charles The Bald, untuk menghasut dia melawan Raja Lorraine, Paus Nicholas I berkata:
"Kami memerintahkan anda, atas nama agama, untuk menyerang negara itu, membakar kotanya, dan membantai rakyatnya, sebagai tanggung jawab yang kita tuntut akibat perlawanan dari raja buruk mereka." (Sumber:.. s.d.a, Gihon, hal. 242.)
Kepada seorang utusan dari Konstantinopel, Paus Nicholas mengatakan:
"Ketahuilah, pangeran, bahwa wakil Kristus (paus) mengatasi pengadilan manusia, dan bahwa penguasa yang paling kuat sekalipun tidak punya hak untuk menghukum kejahatan paus, sebesar apapun kejahatan itu ... .; karena itu tidak peduli seberapa bejatpun skandal atau kejahatan yang dilakukan oleh Paus, anda harus mematuhi mereka, karena mereka duduk di kursi Santo Petrus.
"Takutlah, kepada amarah kami dan pada gemuruh pembalasan kami, karena Yesus Kristus telah menunjuk kami dengan mulut-Nya sendiri sebagai hakim mutlak atas semua manusia, dan raja-raja sendiri diserahkan ke dalam kekuasaan kami." (Sumber:.. s.d.a, Gihon, hal 243.)
Ketika Raja Bulgaria menjadi seorang penganut Katolik, ia menganiaya orang-orang dari rakyatnya yang menolak untuk mengikuti teladannya. Ini membuatnya mendapatkan pujian berikut dari Paus Nicholas I:
"Saya memuliakan anda karena telah melaksanakan kekuasaan anda dengan membunuh domba-domba yang berkeliaran yang menolak untuk masuk ke dalam kandang, dan anda bukan hanya tidak berdosa dengan menunjukkan ketegasan suci ini, tapi saya bahkan mengucapkan selamat kepada anda karena telah membuka Kerajaan Sorga bagi rakyat yang mengikuti aturan anda. Seorang raja tidak perlu takut untuk memberikan perintah pembantaian, demi membuat rakyatnya tetap dalam ketaatan, atau membuat mereka tunduk dalam iman kepada Kristus, dan Tuhan akan membalasnya di dunia ini, dan dalam kehidupan kekal, untuk pembunuhan ini." (Sumber:.. s.d.a, Gihon, hal. 244.)
Catatan: Paus Nicholas telah dijadikan SANTO oleh Gereja Roma pada tahun 1630, yang berarti bahwa sebagai pribadi "suci" ia harus dicontoh, dipatuhi dan ditempati berdoa.

Santo Paus Gregorius VII (Menjadi Paus dari 30 Juni 1073 sampai 25 Mei 1085):

Dari ‘Dictatus Papae’ para Paus, dari tahun 1075, kami mengutip pernyataan kepausan yang mengejutkan berikut:
"Bahwa hanya Paus Roma sendiri yang dapat dengan tepat disebut universal."
"Bahwa hanya dia sendiri yang dapat menggunakan lambang kerajaan."
"Hanya kepada paus saja semua raja harus tunduk mencium kakinya."
"Hanya namanya saja yang harus diucapkan di dalam gereja-gereja."
"Gelar ini [Paus] adalah spesial di dunia."
"Dia dapat diijinkan untuk menggulingkan raja."
"Tidak ada sinode yang dapat dianggap resmi tanpa perintahnya."
"Tidak ada pasal dan tidak ada buku dapat dianggap kanonik tanpa kekuasaannya."
"Hanya dia sendiri yang tidak dapat diadili oleh siapa pun."
"Bahwa Gereja Roma tidak akan pernah salah, dan tidak akan berbuat salah sampai selama-lamanya, Alkitab yang menjadi saksi."
"Paus Roma, jika dia telah ditahbiskan, tidak diragukan lagi menjadi suci dalam persekutuannya dengan Santo Petrus, Santo Ennodius, uskup Pavia, menjadi saksi, dan banyak bapa suci setuju dengan dia. Seperti yang terdapat di dalam keputusan paus Santo Symmachus."
"Dia dapat bebas dari tanggung jawabnya karena menjahati manusia."
(Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Dictatus_papae )
"Paus tidak perna salah." (Sumber: Paus Gregorius VII, (dikutip dari ‘The Benedictine Network’ dalam daftar hal-hal penting oleh berbagai paus sepanjang sejarah))

Paus Innocent III (Menjadi Paus dari 22 Februari 1198 sampai 16 Juli 1216):

"Kita dapat sesuai dengan kepenuhan kekuasaan kita, membatalkan hukum dan mengeluarkan aturan di atas hukum. Mereka yang telah dipisahkan oleh Paus Roma, itu bukanlah tindakan manusia yang memisahkan mereka tetapi Tuhan. Karena Paus telah menduduki posisi itu di bumi, tidak hanya dari manusia tetapi dari Tuhan yang benar. "(Sumber: "Decretals of Greogory IX," Buku 1, Bab 3.)
"Siapa pun yang mencoba untuk menafsirkan pandangan pribadi mengenai Tuhan yang bertentangan dengan dogma gereja harus dibakar tanpa belas kasihan." (Sumber: Papal Bull, 1198. Kutipan ini berasal dari Peter Tompkins, Symbols of Heresy in THE MAGIC OF OBELISKS, hal.57 (New York: Harper, 1981))
"Telah disampaikan kepada saya di dalam kitab nabi: "Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam" (Yer 1:10.). . ..Yang lain telah dipanggil untuk melakukan pelayanan, tetapi hanya Santo Petrus yang telah diperlengkapi dengan kekuasaan penuh [plenitudo potestatis]. Lihatlah seperti apa hamba ini, diangkat untuk mengawasi seluruh rumah, dialah sebenarnya wakil Yesus Kristus , penerus Santo Petrus, Kristus Tuhan, Allah Firaun ... titik tengah antara Tuhan dan manusia ... yang dapat menghakimi segala sesuatu dan yang tidak dihakimi oleh siapa pun." (Sumber: Consecration Sermon, c. 1200, lihat Rome Has Spoken; Granfield, Patrick, The Limits of the Papacy:Authority and Autonomy in the Church, NY:. Crossroad, 1987; hal 32.)

Paus Gregorius IX (Menjadi Paus dari 19 Maret 1227 sampai 22 Agustus 1241):

Pope Gregory IX, pada 1229, mengeluarkan dokumen kepausan, Pengucilan, di mana dia mengabaikan perwakilan resmi yang mendakwa dalam percobaan Inkuisisi. (Sumber: Kirsch, 79)
Dia lebih lanjut mengadakan dewan gereja di mana ia memerintahkan bahwa setiap laki-laki yang berumur lima belas tahun ke atas dan setiap perempuan yang berumur tiga belas tahun ke atas harus bersumpah bahwa mereka akan mencela aliran sesat. Dewan Gereja juga menetapkan contoh penolakan untuk membiarkan para terdakwa mengetahui siapa yang menuduh mereka. (Sumber: Engh, 132)
Paus Gregorius IX pada tahun 1231 juga mendirikan Kantor Inkuisisi Suci sebagai pengadilan yang terpisah khusus untuk Paus. Aturan hukumnya adalah "bersalah sampai terbukti tidak bersalah." Pembakaran adalah hukuman yang biasa dalam sebuah undang-undang kepausan. Eksekusi dilakukan oleh otoritas sipil, bukan para imam, untuk menjaga “kesucian” gereja. (Sumber: Ellerbe, 78; Haught, 74 (1990); McBrien, 212)

Paus Bonifasius VIII (Menjadi Paus dari 23 Januari 1295 sampai 11 Oktober 1303):

"Kami menyatakan, katakanlah, menentukan, dan mengucapkan, bahwa untuk mendapatkan keselamatan, manusia harus benar-benar bergantung kepada Paus." (Sumber: Dokumen: "Unam Sanctum," seperti dikutip dalam "Apostolic Digest, Buku V: The Book of Obedience")
"Oleh karena itu, jika orang-orang Yunani atau orang-orang lain mengatakan bahwa mereka tidak mau taat kepada Petrus dan para penggantinya, maka mereka sebenarnya mengatakan bahwa mereka bukanlah domba Kristus, karena Tuhan mengatakan bahwa hanya ada satu kawanan dan satu gembala (Yoh 10:16) Jadi barangsiapa melawan kekuasaan ini, dia menolak perintah Tuhan sendiri". (Sumber: Pope Boniface VIII, Unam Sanctam, DNZ:468, (dikutip dalam Apostolic Digest, oleh Michael Malone, Book 4: "The Book of Christians", Chapter 4: "There is No Allegiance to Christ Without Submission to the Pope"))

Paus Klement VI (Menjadi Paus dari 7 Mei 1342 sampai 6 Desember 1352):

"Tidak ada manusia yang tidak taat kepada Paus Roma yang akhirnya dapat diselamatkan. Semua orang yang telah berdiri menentang iman Gereja Roma, dan meninggal tanpa menyesalinya telah terkutuk, dan pergi ke neraka." (Sumber: Pope Clement VI, "Super Quibusdam," seperti yang dikutip dalam "Apostolic Digest, Book V: The Book of Obedience")

Santo Paus Pius V (Menjadi Paus dari 7 Januari 1566 sampai 1 Mei 1572):

"Paus dan Tuhan adalah sama, sehingga dia memiliki semua kekuasaan di surga dan bumi." (Sumber: Paus Pius V, yang dikutip di Barclay, Cities Petrus Bertanous Chapter XXVII: 218.)
Catatan: Kata-kata hujatan di atas berasal dari Paus Roma yang telah dijadikan orang suci!

Yang Diberkati Paus Pius IX (Menjadi Paus dari 16 Juni 1846 sampai 7 Februari 1878):

"Saya sendiri ... saya adalah penerus para rasul, wakil Yesus Kristus… saya adalah jalan dan kebenaran dan hidup ..." (Sumber: History of the Christian Church, oleh Henry Charles Sheldon, hal. 59.)
"Dasar dari semua keyakinan kita adalah ditemukan di dalam Santa Perawan Maria. Tuhan telah mempercayakan kepada dirinya segala sesuatu yang baik, agar setiap orang tahu, bahwa melalui dia diperoleh setiap harapan, setiap rahmat, dan semua keselamatan. Ini adalah kehendak-Nya: agar kita mendapatkan segala sesuatu melalui Maria ". (Sumber: Ubi Primum, 1849.)
"Sosialisme, Komunisme, serikat klandestin, serikat Alkitab ... hama semacam ini harus dihancurkan dengan cara bagaimanapun juga." (Sumber: The ensiklik Quanta Cura, Ditetapkan pada 6 Desember 1866.)
"Tidak satupun dari persekutuan ini [Protestan], dan juga tidak di dalam penggabungan mereka semua, dapat dipandang menjadi satu dengan Gereja Katolik yang dibangun, dibentuk, dan agar terus ada oleh Kristus Tuhan. Tidak akan pernah bisa dikatakan bahwa mereka adalah anggota dan bagian dari Gereja selama mereka tetap tampak terpisah dari kesatuan Katolik. Oleh karena itu persekutuan seperti itu, kehilangan hidup yang ditetapkan oleh otoritas Tuhan, yang memerintahkan manusia di dalam iman dan kehidupan sehari-hari, memimpin dan mengatur mereka ke dalam semua hal yang menyangkut keselamatan kekal, mereka terus berubah-ubah dalam doktrin mereka tanpa menemukan akhir dari pergerakan dan ketidakstabilan mereka. Sehingga semua orang dapat dengan mudah memahami dan sepenuhnya memperhitungkan bahwa ini benar-benar berbeda dengan Gereja yang ditetapkan oleh Kristus Tuhan, di mana kebenaran harus selalu tetap sama dan tidak pernah mengalami perubahan apapun, disimpan seolah-olah menjadi lumbung, dipercayakan dan harus dijaga dengan sempurna secara keseluruhan. Untuk tujuan ini, gereja telah menerima janji dari kehadiran abadi dan bantuan Roh Kudus. Tidak ada yang kemudian menolak bahwa pertikaian [perbedaan pendapat] dalam doktrin dan pendapat ini berasal dari perpecahan sosial, yang berasal dari kelompok yang tidak terhitung dan yang selalu dan semakin menyebar itu dan membuat kerusakan yang berat pada masyarakat sipil dan Kristen." (Sumber : Apostolic Letter Iam Vos Omnes (1868))
"Saudara yang terhormat, kamu mengatasi semuanya, ketahuilah bagaimana dogma dari agama kita ini telah dengan suara bulat dan tak henti-hentinya dinyatakan, dibela dan didesak di dalam sinode oleh Bapa Gereja. Memang, mereka tidak pernah berhenti mengajarkan bahwa 'Tuhan adalah satu, Kristus adalah salah satu, Gereja yang didirikan di atas Petrus oleh suara Tuhan adalah satu;' 'dasar yang kokoh dari negara Kristen yang besar ini telah dibangun secara ilahi, sebagaimana adanya, di atas batu ini, batu yang sangat kuat ini;' 'Jabatan ini, adalah pemberian yang pertama dan unik, selalu dirancang dan dianggap sebagai Jabatan Petrus;' 'yang bersinar ke seluruh dunia sambil mempertahankan keutamaannya;' 'juga menjadi akar dan sumber dari mana kesatuan keimamatan bermunculan;' bukan hanya pemimpin, tetapi juga ibu dan guru  dari semua Gereja ... "Paus, yang memegang Kekuasaan atas seluruh dunia, adalah Penerus Petrus Yang Diberkati, Pemimpin Para Rasul dan menjadi Wakil Kristus yang sejati, kepala dari seluruh Gereja, dan adalah Bapa dan Guru yang terlihat dari semua orang Kristen. "Ada bukti yang lain, yang hampir tak terhitung jumlahnya, bukti yang diambil dari saksi-saksi yang paling dapat dipercaya yang jelas dan terbuka bersaksi dengan iman yang besar, ketepatan, rasa hormat dan ketaatan bahwa semua yang ingin menjadi bagian dari satu-satunya Gereja Kristus yang benar harus menghormati dan menaati Tahta Kerasulan dan para Paus. "(Sumber: Pope Pius IX, Amantissimus (On The Care Of The Churches), Encyclical diumumkan pada 8 April 1862, # 3.)
"Mereka yang terus menerus melawan kekuasaan Paus tidak dapat memperoleh keselamatan kekal." (Sumber: Pope Pius IX, Quanto Conficiamur Moerore, DNZ:1677, (dikutip di dalam Apostolic Digest, oleh Michael Malone, Book 5: "The Book of Obedience", Chapter 1: "There is No Salvation Without Personal Submission to the Pope"))
Catatan: Paus Pius IX, adalah Paus yang paling lama memerintah di dalam sejarah, sedang dalam proses untuk dijadikan santo oleh Gereja Roma.

Paus Leo XIII (Menjadi Paus dari 20 Februari 1878 sampai 20 Juli 1903):

"Pikiran kita diarahkan kepada sebagian besar dari mereka yang masih asing terhadap sukacita yang memenuhi hati semua umat Katolik: beberapa karena mereka bersandar pada penolakan mutlak terhadap Injil, yang lainnya karena mereka berbeda pendapat dengan keyakinan Katolik, meskipun mereka mengaku sebagai seorang Kristen. Pemikiran ini telah, dan, menjadi sumber keprihatinan yang mendalam bagi Kami, karena tidak mungkin untuk memikirkan begitu banyak umat manusia yang menyimpang seperti ini, sebagaimana adanya, dari jalan yang benar, sebagaimana mereka menjauh dari Kami, dan tanpa mengalami sebuah perasaan kesedihan yang mendalam. Tapi karena kami menempati di atas bumi ini tempat Tuhan Yang Mahakuasa..." (Sumber: Praeclara Gratulationis Publicae-The Reunion Kristen (Roma: 1894)).
"Tapi guru tertinggi dalam Gereja adalah Paus. Oleh karena itu, kesatuan fikiran, dibutuhkan, bersama dalam kesatuan yang sempurna dalam satu iman, berserah dan taat sepenuhnya pada kehendak dari gereja dan paus seperti kepada Tuhan sendiri." (Sumber: Sapientiae Christianae: dalamChristians as Citizens (10 Januari 1890))
"Ini adalah pelajaran terakhir dari kami untuk anda: terimalah, ukir dalam pikiran anda, anda semua: oleh perintah Tuhan keselamatan tidak ditemukan di tempat lain selain di dalam Gereja, kendaraan keselamatan yang kuat dan efektif tidak lain adalah Kepausan Roma." (Sumber: Amanat untuk ulang tahun ke 25 dari pemilihannya,  20 Februari 1903; Papal Teachings: The Church, Benedictine Monks of Solesmes, St. Paul Editions, Boston, 1962, halaman 653).
"Ingatlah dan pahami dengan baik bahwa di mana ada Petrus, disitu ada Gereja; dan mereka yang menolak untuk bergabung dalam persekutuan dengan ‘Kursi Petrus’ adalah milik Antikris, bukan kepada Kristus. Seseorang yang akan memisahkan diri dari Paus tidak akan memiliki ikatan lebih lanjut dengan Kristus." (Sumber: Paus Leo XIII, Satis Cognitum, dikutip dalam "Acts of Leo XIII: Supreme Pontiff", Roma: Vatikan Press, 1896, (dikutip dalam Apostolic Digest, oleh Michael Malone, Buku 4: "The Book of Christians", Bab 4: "There is No Allegiance to Christ Without Submission to the Pope"))
"Tapi guru tertinggi dalam Gereja adalah Paus. Oleh karena itu, kesatuan fikiran, dibutuhkan, bersama dalam kesatuan yang sempurna dalam satu iman, berserah dan taat sepenuhnya pada kehendak dari gereja dan paus seperti kepada Tuhan sendiri. Bagaimanapun juga, ketaatan ini harus menjadi sempurna ... (dan) akibatnya harus diterima tanpa keraguan ....
"Oleh karena itu hanya Paus yang memiliki kekuasaan untuk menilai hal-hal yang terdapat di dalam firman suci, juga mengenai doktrin mana yang sesuai, mana yang tidak cocok, dengan mereka, dan juga, untuk alasan yang sama, menunjukkan hal-hal apa yang bisa diterima sebagai kebenaran, dan hal-hal mana yang harus ditolak sebagai sesuatu yang tidak berharga, apa yang perlu dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan, untuk mencapai keselamatan kekal". (Sumber: Pope Leo XIII, in Sapientiae Christianae (On Christians As Citizens), Encyclical promulgated on January 10, 1890, #22-24.)

Santo Paus Pius X (Menjadi Paus dari 4 Agustus 1903 sampai 20 Agustus 1914):

"Paus bukan hanya sekedar wakil dari Yesus Kristus. Sebaliknya, dia adalah Yesus Kristus itu sendiri, yang terselubung di dalam daging, dan melalui dia dengan menjadi manusia biasa demi kemanusiaan melanjutkan pelayanan-Nya di antara manusia... Apakah Paus berbicara? itu adalah Yesus Kristus sendiri yang berbicara. Apakah dia mengajar? itu adalah Yesus Kristus yang mengajar. Apakah dia memberi berkat atau mengucapkan sebuah kutukan? itu adalah Yesus Kristus sendiri yang mengucapkan kutuk dan menyatakan berkat. Oleh karena itu dampaknya, ketika ada perkataan Paus, tidak perlu dikaji, tapi harus langsung ditaati: tidak boleh ada yang membatasi ikatan perintah, untuk memenuhi tujuan dari pribadi yang dituntut untuk taat: tidak boleh ada orang yang mencela kehendak yang telah diyatakan oleh Paus, dan memasukkan sesuatu yang hal lain selain dari yang dia telah tempatkan atasnya: tidak boleh ada prasangka-prasangka yang dibuat untuk disampaikan padanya: tidak ada aturan yang boleh dibuat untuk menentang aturan dari Bapa Suci untuk mengajar dan memerintah; keputusannya tidak untuk dikritik dan aturan-aturannya tidak boleh digugat. Oleh karena itu dengan pengukuhan Ilahi, semua orang, tidak peduli seberapa mulia orang itu - apakah ia mengenakan mahkota atau berpakaian kain ungu, atau mengenakan pakaian jubah suci: semua harus tunduk kepada-Nya yang segala sesuatu telah diletakkan di bawah-Nya." (Sumber: Evangelical Christendom, Vol. 49, 1 Januari 1895,  hal. 15, "the organ of the Evangelical Alliance," diterbitkan di London oleh J. S. Phillips.)
Catatan: Paus Pius X telah dijadikan suci [santo] oleh Gereja Katolik Roma. Hujatan kepada Yahuwah tidak menggugurkan seorang paus untuk menjadi "santo" di Gereja Roma.

Paus Benediktus XV (Menjadi Paus sejak 3 September 1914 sampai 22 Januari 1922):

"Penderitaan yang sedemikian rupa yang diderita oleh Maria sampai hampir mati karena penderitaan dan kematian Anaknya, penyerahan diri yang sedemikian itu dengan menyerahkan hak-hak keibuannya atas Anaknya demi: keselamatan umat manusia . . . jadi dengan tepat bisa kita katakan bahwa dia menebus umat manusia bersama-sama dengan Kristus" (Sumber: Inter Sodalicia, 1918)

Paus Pius XI (Menjadi Paus dari 6 Februari 1922 sampai 10 Pebruari 1939):

"Oh Maria, apa yang akan membebani engkau, untuk mendengar doa kami? Apa yang akan membebani engkau untuk menyelamatkan kami? Bukankah Yesus telah menempatkan di tanganmu semua harta kasih karunia dan rahmat-Nya? Engkau duduk sebagai ratu yang bermakhota di sebelah kanan Anakmu: kekuasaanmu sampai keujung langit dan kepada engkau tunduk  seluruh bumi dan semua makhluk yang tinggal di atasnya. Kekuasaanmu bahkan sampai kebawah jurang neraka, dan engkau sendiri, oh Maria, menyelamatkan kami dari tangan Setan".

"... Pendahulu abadi kami, Paus Leo XIII ..." (Sumber: Pope Pius XI, dalam Quas Primas (On the Feast of Christ the King), Encyclical promulgated on December 11, 1925, #18.)
"Tidak ada satupun orang yang ditemukan dalam satu Gereja Kristus, dan tidak ada satu orangpun yang bertekun di dalamnya, kecuali dia telah mengakui dan menaati kekuasaan tertinggi Santo Petrus dan para penggantinya yang sah." (Sumber: Paus Pius XI, Mortalium Animos, PTC: 873, (dikutip dalam Apostolic Digest, oleh Michael Malone, Buku 4: "The Book of Christians", Chapter 4: "There is No Allegiance to Christ Without Submission to the Pope"))

Paus Pius XII (Menjadi Paus dari 2 Maret 1939 sampai 9 Oktober 1958):

"O Bunda Maria yang penuh rahmat dan Pelindung orang-orang berdosa! Kami mohon kepadamu untuk memandang dengan mata yang mengasihani pada bidat dan pemecabelah yang buruk  ini. Engkau yang bertahkta di atas kebijaksanaan, cerahkanlah pikiran-pikiran celaka yang terselubung dalam kegelapan kebodohan dan dosa, agar mereka dapat dengan jelas mengakui Gereja Katholik Roma yang Kudus, sebagai satu-satunya Gereja Yesus Kristus, di luar itu tidak ada kesucian, tidak ada keselamatan yang dapat ditemukan. Panggillah mereka kedalam persekutuan satu kawanan, berikan mereka kasih karunia untuk percaya pada setiap kebenaran iman kudus kita dan berserah diri kepada Paus yang Agung, wakil Yesus Kristus di bumi, agar menjadi satu dengan kami melalui ikatan kebaikan yang manis, dari sana dapat segera menjadi satu kawanan dibawah satu Gembala yang sama, dan kita semua bersama-sama dapat, O Perawan yang Mulia, bernyanyi bersorak-sorai selamanya: "bersukacitalah, hai Perawan Maria, Engkau sendiri akan menghancurkan semua ajaran sesat di seluruh dunia!" Amin". (Sumber: Paus Pius XII, The Raccolta, Benzinger Brothers, Boston, 1957, No. 626.)
"Seperti yang Santo Bernard nyatakan, "adalah kehendak Tuhan agar kita memperoleh perkenaan melalui Maria, biarlah semua manusia cepat-cepat meminta pertolongan kepada Maria." (Sumber: Superiore Anno 1940.)
"Adalah mutlak diperlukan bagi komunitas Kristen untuk tunduk dalam segala hal kepada Kekuasaan Paus jika ingin menjadi bagian tetap dari umat ilahi yang dibangun oleh Sang Penebus kita." (Sumber: Paus Pius XII, Orientalis Ecclesiae, dikutip dalam "Acta Apostolicae Sedis", 36: 129, Roma: Vatikan Press, (dikutip dalam Apostolic Digest, oleh Michael Malone, Buku 4: "The Book of Christians", Chapter 4: "There is No Allegiance to Christ Without Submission to the Pope"))
"Kami mengajarkan, ... Kami menyatakan bahwa Gereja Roma oleh Ketentuan Tuhan memegang kekuasaan hukum tertinggi atas semua orang lain, dan bahwa kekuasaan hukum dari Paus ini, yang menjadi imamat yang sejati, secara langsung. Selanjutnya, para pendeta dan umat yang beriman dari status dan derajat manapun, baik secara individu maupun kolektif, terikat oleh tugas untuk tunduk dan taat sepenuhnya kepada hirarki, tidak hanya dalam hal-hal yang berkaitan dengan iman dan moral, tetapi juga pada hal-hal yang mereka bidangi yang menyangkut pengaturan dan pemerintahan Gereja yang tersebar di seluruh dunia, dengan cara seperti ini kesatuan persekutuan dan pergakuan Iman yang sama telah dijaga bersama dengan Paus, ada satu kawanan Gereja Kristus di bawah satu gembala tertinggi. Ini adalah ajaran kebenaran Katolik dan semua orang yang menyimpang dari ini akan kehilangan iman dan keselamatannya. "(Sumber: Pope Pius XII, Ad Apostolorum Principis (On Communism And The Church In China), Encyclical Promulgated on June 29, 1958, #46.)

Yang Diberkati Paus Yohanes XXIII (Paus dari 28 Oktober 1958 sampai 3 Juni 1963):

"Tidak ada seorang pun yang bisa masuk ke dalam kandang Kristus ini kecuali bila dia dipimpin oleh Kekuasaan Kepausan dan hanya jika mereka bersatu dengan paus seorang manusia dapat diselamatkan ..." (Sumber: Paus Yohanes XXIII, Coronation Homili, 4 November 1958.)

Paus Paulus VI (Menjadi Paus dari 21 Juni 1963 sampai 6 Agustus 1978):

"Gereja ... telah terbiasa meminta bantuan kepada pengantara yang paling siap, Bundanya Maria ... Karena seperti yang Santo Irenaeus katakan, dia 'yang menyebabkan keselamatan bagi seluruh umat manusia.'" (Sumber: Christi Matri)

Yang Diberkati Paus Yohanes Paulus II (Paus dari 16 Oktober 1978 sampai 2 April 2005):

"Jangan datang kepada Tuhan untuk pengampunan dosa: datanglah kepada saya." (Sumber: Los Angeles Times, 12 Desember 1984.)
"Kebenaran dari Asumsi itu, dijabarkan oleh Pius XII, ditegaskan kembali oleh Konsili Vatikan II, yang dengan demikian menyatakan iman Gereja: "Setelah dimerdekakan untuk selamanya dari semua kesalahan dosa turunan, tubuh dan jiwa dari Perawan yang Tak Bernoda telah diangkat ke dalam kemuliaan surgawi setelah penyempurnaan persinggahannya di bumi. Dia ditinggikan oleh Tuhan sebagai Ratu Semesta Alam... karena itu Bunda Kristus dimuliakan sebagai 'Ratu Semesta Alam'". (Sumber: Pope John Paul II, in Redemptoris Mater (On the Blessed Virgin Mary in the Life of the Pilgrim Church), Encyclical promulgated on March 25, 1987, #41.)
"Hari ini ... pengetahuan yang baru telah menuntun kita untuk mengakui teori evolusi bukan sekedar sebuah hipotesa." (Sumber: KOTA VATIKAN, 23 Oktober 1996, http://www.aloha.net/~mikesch/darwin.htm)
"Jangan takut ketika orang-orang menyebut saya 'Wakil Kristus," ketika mereka mengatakan kepada saya 'Bapa Suci', atau 'Yang Mulia', atau menggunakan gelar yang serupa dengan ini, yang tampaknya bahkan bertentangan dengan Injil." (Sumber: Paus Yohanes Paulus II, Crossing the Threshold of Hope (New York: Alfred A. Knoff 1995). 6.)

Paus Benediktus XVI (Menjadi Paus dari 19 April 2005 sampai 28 Februari 2013):

"Yesus tidak menggambarkan akhir dunia, dan ketika Dia menggunakan gambaran nubuatan, Dia tidak bertindak sebagai 'pelihat'. Sebaliknya, Dia ingin memastikan bahwa murid-murid-Nya di setiap zaman tidak tergoyahkan oleh tanggal dan prediksi-prediksi ..." (Sumber: Sebuah pernyataan yang dibuat pada tanggal 18 November 2012, selama ‘Monday Angelus’nya bagi umat beriman http://visnews-en.blogspot.com/2012/11/christ-guides-journey-of-humanity.html.)

Paus Francis I (Menjadi Paus dari 13 Maret 2013 sampai ????):

"Anda tidak dapat menemukan Yesus di luar Gereja." (Sumber: Diucapkan pada tanggal 23 April 2013, di Apostolic Palace’s Pauline Chapel, http://www.ewtnnews.com/catholic-news/Vatican.php?id=7508)
"Penafsiran Kitab Suci tidak boleh semata-mata hanya pada upaya ilmiah dari seseorang, tetapi harus selalu dibandingkan dengan, dimasukkan ke dalam, dan disahkan oleh tradisi hidup Gereja." (Sumber: 12 April 2013, berbicara kepada komisi Alkitab kepausan. http://www. catholicworldreport.com/Blog/ 2219/when_will_the_media_turn_ on_pope_francis.aspx#. UX8SPyv71Us

Sekarang, mari kita membandingkan kata-kata hujat, yang kali ini berasal dari dokumen-dokumen Vatikan:

"Kami menetapkan bahwa Tahta Kerasulan Suci dan Paus memegang kekuasaan atas seluruh dunia." (Sumber: The Most Holy Councils, Vol XIII, kolom 1167.)
"Semua nama-nama di dalam Kitab Suci yang dikenakan Kristus, dan yang berdasarkan itu menetapkan bahwa Dia ada di atas gereja, nama-nama yang sama itu semua dikenakan kepada Paus." (Sumber: Robert Bellarmine, Pada Authority of Councils, Volume 2: 266.)
"Paus bukan hanya perwakilan Yesus Kristus, tetapi dia adalah Yesus Kristus itu sendiri, yang tersembunyi di bawah selubung daging." (Sumber: Catholic National (Juli 1895))
"Berhati-hatilah agar kita tidak kehilangan keselamatan, pada kehidupan dan nafas yang telah engkau berikan kepada kami, karena engkaulah gembala kami, engkaulah penyembuh kami, engkaulah pemerintah kami, engkaulah pengusaha kami, dan akhirnya engkaulah Tuhan lain di bumi." (Sumber: Christopher Marcellus merujuk pada Paus Julius II dalam Konsili Lateran Kelima yang dimulai pada tahun 1512, seperti dikutip dalam,  Alexander Hislop, The light of prophecy let in on the dark places of the papacy (London: William Whyte and Co., 1846): 91 dan Letters between a Catholic and a Protestant on the doctrines of the Church of Rome originally published in Borrow's Worcester Journal (Worcester Journal, 1827): 29. Dapatkan versi Latin aslinya disini.).
"Tampaknya bahwa Paus Yohanes Paulus II sekarang memimpin Gereja di seluruh dunia dari tempatnya di atas salib Kristus." (Sumber:  "Auckland Bishop Says Pope Presides From the Cross" (Zenit, September 20, 2004))

"Para imam memiliki kekuatan kunci, atau kuasa untuk membebaskan orang-orang berdosa dari neraka, membuat mereka layak bagi surga, dan mengubah mereka dari budak setan menjadi anak-anak Tuhan. Dan Tuhan sendiri wajib mematuhi penghakiman imam-Nya, untuk tidak mengampuni atau akan mengampuni...

"Ketika Sang Penebus turun ke dalam gereja, dan duduk di bilik pengakuan dosa untuk menjalankan Sakramen Pertobatan, dan seorang imam duduk di bilik pengakuan dosa yang lain, Yesus akan mengatakan kepada setiap pengaku dosa, 'Aku mengampuni', imam itu juga akan mengatakan hal yang sama kepada setiap pengaku dosanya, 'Aku mengampuni,' dan masing-masing para pendosa itu akan sama-sama diampuni ...
"Dengan demikian para imam dapat, dalam kondisi tertentu, disebut pencipta dari Penciptanya, karena dengan mengucapkan kata-kata mencipta, dia menciptakan, seakan-akan, Yesus berada dalam sakramen, dengan memberinya keberadaan sakramental, dan menghasilkan dia sebagai korban yang akan ditawarkan kepada Bapa yang kekal ...
"Biarkan para imam," kata Santo Laurence Justinian, "mendekati altar seperti Kristus yang lain." (Sumber: St. Alphonsus Liguori, The Dignities and Duties of the Priest (1927))
"Paus mengambil posisi Yesus Kristus di bumi ... dengan hak ilahi Paus memiliki kekuasaan tertinggi dan kekuatan penuh atas moral dan iman dari setiap pendeta dan jemaatnya. Dia adalah wakil yang sejati, kepala seluruh gereja, bapa dan guru dari semua orang Kristen. Dia adalah penguasa mutlak, pendiri dogma, pembuat dan hakim bagi konsili, penguasa universal kebenaran, Pengadil dunia, hakim tertinggi langit dan bumi, hakim dari semua, yang tidak dihakimi oleh siapapun, sebagai Tuhan sendiri di bumi." (Sumber: Dikutip dari New York Katekismus.)

"Bahkan jika Paus adalah jelmaan setan, kita tidak boleh mengangkat kepala kita melawan dia, tapi dengan tenang berbaring untuk bersandar di dadanya. Orang yang memberontak terhadap Bapa kita akan dihukum mati, karena apa yang kita lakukan kepadanya kita lakukan untuk Kristus: kita menghormati Kristus jika kita menghormati Paus, kita tidak menghormati Kristus jika kita tidak menghormati Paus. Saya tahu betul bahwa banyak orang yang membela diri dengan membual: "Mereka begitu rusak, dan melakukan segala hal yang jahat!" Tetapi Tuhan telah memerintahkan bahwa, bahkan jika para imam, para pendeta, dan Kristus-di-bumi adalah jelmaan setan, kita harus patuh dan tunduk kepada mereka, bukan demi mereka, tapi demi Tuhan, dan demi ketaatan kepada-Nya . "(Sumber: St. Catherine of Siena, SCS, hal. 201-202, hal. 222, di kutip di dalam Apostolic Digest, oleh Michael Malone, Book 5: “The Book of Obedience”, Chapter 1: “There is No Salvation Without Personal Submission to the Pope”)
"Doktrin-doktrin Gereja Katolik sepenuhnya terpisah dari Kitab Suci." (Sumber: Familiar Explanation of Catholic Doctrine,  Rev. M. Mullers, hal.151.)

3 komentar:

  1. ASSALAMU ALAIKUM WR.WB saya ingin berbagi cerita
    bahwa dulu saya hanya seorang tukang sapu,disalah satu
    perusahaan swasta di jawa tenga,gaji saya tidak seberapa dalam
    sebulan,sungguh sangat tidak mencukupi kehidupan keluarga saya,pada suatu hari saya coba coba buka internet,dan saya melihat beberapa pengakuan sukses dari member MBAH LIMPAH yang diberikan angka togel,akhirnya saya pun coba-coba menhubungi MBAH LIMPAH dan saya pun dibantu 4D SINGAPURA selama 2x putaran,angkanya tembus100% terakhir saya menang Rp.240.juta,dengan uang tersebut,saya dan keluarga,kini kehidupan keluarga saya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,saya sudah buka usaha TOKO BAJU,sekali lagi saya dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada MBAH LIMPAH..

    BAGI TEMAN-TEMAN YANG INGIN MERUBAH NASIB SEPERTI SAYA
    SILAHKAN HUBUNGI MBAH LIMPAH DINOMOR HP: 085 312 407 999

    BalasHapus
    Balasan
    1. KAMI SEKELUARGA TAK LUPA MENGUCAPKAN PUJI SYUKUR KEPADA ALLAH S,W,T
      dan terima kasih banyak kepada AKI atas nomor togel.nya yang AKI
      berikan 4D/ angka [] alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI.
      dan alhamdulillah sekarang saya bisa melunasi semua utan2 saya yang
      ada sama tetangga.dan juga BANK BRI dan bukan hanya itu AKI insya
      allah saya akan coba untuk membuka usaha sendiri demi mencukupi
      kebutuhan keluarga saya sehari-hari itu semua berkat bantuan AKI..
      sekali lagi makasih banyak ya AKI… bagi saudara yang suka main togel
      yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi AKI ALIH,,di no (((_082==313==669==888 _)))insya allah anda bisa seperti saya…menang togel 275 JUTA , wassalam.


      dijamin 100% jebol saya sudah buktikan...sendiri....


      Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini !!!!


      1"Dikejar-kejar hutang

      2"Selaluh kalah dalam bermain togel

      3"Barang berharga anda udah habis terjual Buat judi togel


      4"Anda udah kemana-mana tapi tidak menghasilkan solusi yg tepat


      5"Udah banyak Dukun togel yang kamu tempati minta angka jitunya

      tapi tidak ada satupun yang berhasil..



      KLIK DISINI ANGKA TOGEL JITU 2D 3D 4D 5D 6D





      Solusi yang tepat jangan anda putus asah... AKI ALIH akan membantu

      anda semua dengan Angka ritual/GHOIB:

      butuh angka togel 2D/ ,3D/, 4D/ 5D/ 6D/ SGP / HKG / MALAYSIA / TOTO

      MAGNUM / dijamin

      100% jebol

      Apabila ada waktu

      silahkan Hub: AKI ALIH DI NO: (((_082==313==669==888 _)))


      ANGKA RITUAL: TOTO/MAGNUM 4D/5D/6D/


      ANGKA RITUAL: HONGKONG 2D/3D/4D/6D/



      ANGKA RITUAL; KUDA LARI 2D/3D/4D/6D/



      ANGKA RITUAL; SINGAPUR 2D/3D/4D/ 6D/



      ANGKA RITUAL; TAIWAN,THAILAND



      ANGKA RITUAL: SIDNEY 2D/3D/4D 6D/






      ..(`’•.¸(` ‘•. ¸* ¸.•’´)¸.•’´)..
      «´
      _ ¨`»082==313==669==888
      ..(¸. •’´(¸.•’´ * `’•.¸)`’•.¸ )..


      الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى اللt

      Hapus
    2. Saya mau berbagi cerita kepada teman-teman melalui media internet yang dulunya saya berkerja sebagai tukang ojek yang pendapatan tak seberapa untuk menapkai istri dan ke-2 anak saya, namu suatu hari saya merasa kebingungan karna anak saya kepingin lanjut sekolah dan ingin mencapai cita-cita nya,namu saya berbicara dalam hati apakah anak saya bisah melanjutkan sekolah dan mencapai cita-cita nya sedangkan penghasiln yang aku dapatkan tidak tertentu berapa sehari cuma cukup/paspsan untuk buat makan aja. Dan aku merasa sedih melihrt anak-anak saya yang selalu termenung dia takut kalau putus sekolah, namu suatu hari aku berusaha mencari pinjaman kepada orang namun tak satu pun orang yang mau membantuku karna aku tak punya apa-apa yang bisa diambil sebagai jaminan, aku merasa kebingungan dan aku pasrakan pada yang maha kuasah karna kalau memang sudah takdir dan kehendaknyan pasti anak saya sudah tidak bisah lanjut sekolah lagi, kami terima atas ketidak sanggupan saya sebagai orang tua yang tidak mampu membiayai sekolah anak saya. namu suatu hari aku mengantar seseorang kedesa sebrang di situlah aku mendengar cerita pada teman-teman kalau AKI ARSO bisah membantu orang yang lagi kesusahan, namun saya dulunya tidak percaya dengan yang namanya peramal, tapi saya juga berpikir tidak ada salah aku mencoba, dan aku memikirkan anak saya yang penuh semangat ingin mencapai cita-cita nya, saya coba bergabung dan menjadi member AKI ARSO dan saya menghubungi AKI ARSO di nomor 085295323157 meminta angka jitu/gaib hasil ritual AKI,walau saya harus mencari pinjama uang untuk membayar mahar supaya aku bisa mendapatkan angka gaibnya, alhamdulillah atas pemberian dan bantuan AKI ARSO kami menang togel Rp.375 juta, atas keberasilan aku memenangkan togel semua hutang-hutang aku telah terlunasih. Termasuk uang pinjaman di koprasih, dan anak saya juga sudah bisah lanjut sekolah lagi mudah-mudahan bisah mencapai cita-cita yang selama ini dia impi-impikan dan sekarang kami sekeluarga mau berbagi kepada teman-teman semua jika anda mau merubah nasib seperti saya atau butuh angka jitu/gaib hasil ritual HUB AKI ARSO di 085295323157 atau kunjungi di http://mastertogelterbaru.blogspot.com dijamin 100% tembus dan saya sudah buktikan sendiri, bukan cuma pada saya tapi banyak orang yang berhasil melalui bantuan AKI ARSO, jika anda yakin dengan adanya angka gaib silahkan buktikan.

      Hapus