Minggu, 26 Juni 2016

PERUMPAMAAN YESHUA - 16

Matius

24:37"Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
24:38Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,
24:39dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
24:40Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan;
24:41kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.
24:42Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.
24:43Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
24:44Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga."

Nuh, dari bahasa Ibrani: "NOAH", artinya adalah beristirahat atau Sabat. Ingat grup musik "NOAH"-nya Ariel Peterpan? Itu artinya Sabat. "Ariel" sendiri adalah nama kuno kota Yerusalem;

Yes. 29:1Celakalah Ariel, Ariel, kota tempat Daud berkemah! Biarlah tahun demi tahun perayaan-perayaan silih berganti!

Konon nama asli Ariel Peterpan adalah Nazril Irham, seorang Muslim. Tapi "Nuh" dalam bahasa Arab adalah tetap: "Nuh", bukan "NOAH." Peterpan dari bahasa Inggris: Peter Pan, artinya laki-laki yang kekanak-kanakan. Mengerutkan kening? Silahkan!

Nuh, lahir 2.950 tahun Sebelum YESHUA, atau 1.050 tahun setelah Adam. Generasi ke-7 dari Adam adalah Henokh, yang diangkat hidup-hidup ke sorga, sedangkan Nuh merupakan generasi yang ke-10, yang menyediakan jalan keselamatan melalui bahtera/kapalnya.

Nuh menerima perintah membuat bahtera ketika berumur 500 tahun, dan perintah masuk bahtera pada umur 600 tahun, sehingga selama 100 tahun dia membuat bahtera itu sambil memberitakan Injil keselamatan melalui bahteranya. Karena pada waktu itu belum pernah terjadi banjir besar, maka tak ada seorangpun yang mempercayai perkataan Nuh. Apakah kita sekarang ini mempercayai hari kiamat, hari kedatangan YESHUA ha MASHIA yang kedua, yang belum pernah terjadi? Atau kita memilih sikap "pintar" orang-orang di zaman Nuh, yang tak mempercayai hal-hal yang tak masuk di akal, dan menganggap "bodoh" pekabar-pekabar Injil?

1Kor. 2:14Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.

Bahtera yang besar, bahtera raksasa, yang seharusnya sanggup memuat sejuta orang itu akhirnya oleh YAHWEH diisi dengan binatang-binatang. Karena manusia tak mau diselamatkan, maka YAHWEH-pun menyelamatkan binatang-binatang, termasuk binatang-binatang yang haram diselamatkannya. Demikian halnya dengan keselamatan dalam YESHUA ha MASHIA, yang sedianya diprioritaskan untuk bangsa Yahudi, akhirnya keselamatan itu ditawarkan kepada bangsa-bangsa non Yahudi, orang-orang kafir, bangsa yang tidak bersunat dan para penyembah berhala.

Dalam perumpamaan perjamuan kawin ANAK DOMBA, karena orang-orang yang diundang tidak mau datang dengan berbagai alasan, akhirnya YAHWEH mengundang orang-orang di jalanan;

Lukas 14:21Maka kembalilah hamba itu dan menyampaikan semuanya itu kepada tuannya. Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepada hambanya: Pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh.
14:22Kemudian hamba itu melaporkan: Tuan, apa yang tuan perintahkan itu sudah dilaksanakan, tetapi sekalipun demikian masih ada tempat.
14:23Lalu kata tuan itu kepada hambanya: Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh.

Karena tak ada orang lain yang di sekitar Nuh, maka tak ada seorangpun yang mendengar Firman YAHWEH ketika memerintahkan Nuh menutup pintu bahtera, karena 7 hari kemudian YAHWEH akan menurunkan air bah yang membinasakan. Sama halnya dengan orang-orang Islam, Hindu, Buddha dan Khong Hu Chu, yang tak memiliki Alkitab, maka merekapun tak tahu apa-apa tentang tanda-tanda hari kiamat sebagaimana yang dimuat dalam Alkitab. Tapi apakah orang-orang Kristen sendiri membaca Alkitab? Berapa banyak yang membaca Alkitab? Berapa banyak yang mengerti artinya, supaya tidak seperti orang Jawa membaca tulisan China, yang bisa melihat tapi tak mengerti artinya? Jadi, tidakkah sama saja orang-orang Kristen yang tak mengerti Alkitab itu seperti orang-orang non Kristen yang tak punya Alkitab?

Apakah anda seperti sida-sida dari Etiopia yang membaca Alkitab tapi tak mengerti artinya? Tapi YAHWEH mengutus rasul Filipus untuk menerangkannya;

Kisah
8:30Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: "Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?"
8:31Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya.

Itu namanya anugerah atau kasih karunia, sebab tidak semua orang yang buta dicelikkan, tidak semua orang sakit disembuhkan, tidak semua orang yang tidak mengerti Alkitab diberikan pengertian. Sama seperti saya yang memberitakan Injil di Facebook ini, sekalipun saya sudah berusaha menjangkau sebanyak mungkin orang, tapi apakah semuanya bisa saya jangkau? Namun sayang banyak orang yang sudah berhasil saya jangkau, meremehkan, melecehkan dan marah-marah, menyia-nyiakan kesempatan yang TUHAN berikan;

Matius
13:15Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.
13:16Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.
13:17Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.

Tak beda jauh dengan Yudas Iskariot, yang diberi kesempatan keselamatan namun disia-siakannya. Juga seperti 10 orang kusta yang disembuhkan YESHUA, hanya seorang saja yang kembali ke YESHUA. Demikian pula dengan orang-orang yang menerima pemberitaan saya, seberapa banyak yang mengucap syukur dan berterimakasih dari yang tidak tahu berterimakasih? Mengapa mereka lebih menyukai berita-berita gosip, berita sensasional, pornografi, cerita-cerita dongeng dari pada Firman TUHAN?! Apa beda mereka dari orang-orang di zaman Nuh, dengan bangsa Israel, dengan Yudas Iskariot, atau dengan 9 orang kusta yang disembuhkan YESHUA?

Karena tak membaca berita prakiraan cuaca dari BMKG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, yang meramalkan akan terjadinya hujan deras, maka andapun tak menyediakan payung sehingga kehujanan, basah kusup dan jatuh sakit. Demikianlah orang-orang yang tak mengerti berita TUHAN, maka merekapun tak mengadakan persiapan sama sekali. Mereka asyik dengan perencanaan-perencanaan mereka sebagaimana biasa. Ada yang asyik menonton televisi, ada yang asyik di kantornya, ada yang asyik belanja di mall-mall, ada yang asyik berpacaran, ada yang sedang makan, ada yang sedang di warung kopi, ada yang sedang mandi, ketika secara tiba-tiba gelombang tsunami menghantam Aceh dan meluluhlantakkan semuanya di tanggal 26 Desember 2004.

Nuh, istri, anak dan menantunya, 8 orang memasuki bahtera yang telah dipenuhi dengan binatang-binatang, lalu YAHWEH menutup pintu bahtera itu, seminggu sebelum air bah diturunkan. Para tetangga menggosipkan kalau keluarga Nuh sudah sinting semuanya, karena melakukan perbuatan yang aneh, yang tak wajar dan tak masuk akal. Tak sadar sama sekali jika sebenarnya dosa sudah merasuki mereka semuanya, sehingga sepantasnyalah jika TUHAN pada akhirnya harus menghukum mereka. Perzinahan, perselingkuhan, korupsi, homoseks, lesbian, pikiran-pikiran cabul, narkotika, mabuk-mabukan, pesta-pora, menjauhi JALAN TUHAN, lebih menyukai agama-agama palsu, semuanya itu sudah dianggap biasa, sementara kesucian mereka anggap kegilaan. Yang gelap mereka anggap terang, yang terang mereka anggap gelap. Jalan pikiran yang sudah benar-benar kacau. Apakah kita saat ini sedang memasuki fase kekacauan ini?!

ELOHIM YESHUA menyatakan: "demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." 

1Tes. 5:3Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman--maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin--mereka pasti tidak akan luput.

ELOHIM YESHUA akan datang secara dadakan, sama seperti pencuri yang menunggu saat semua orang sedang tertidur nyenyak;

Why. 16:15"Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya."

Matius 24:40 Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan;

ELOHIM YESHUA mengatakan jangan anda berpikir anda dengan saya sama-sama Kristennya. Sebab sekalipun sama-sama Kristennya, namun nasib kita akan berbeda. Jangan katakan satu gereja, jangan katakan satu keluarga, jangan katakan suami-istri. Sebab keselamatan ini berdasarkan perseorangannya, bukan berdasarkan pada rombongannya. Masing-masing orang harus menyelamatkan dirinya sendiri-sendiri, yakni dengan jalan menyelaraskan hidupnya dengan petunjuk Alkitab. Kalau urusan duniawi bolehlah istri tunduk dan taat pada suami. Tapi untuk urusan rohani, istri harus berani menempuh jalannya sendiri. Jika suami Islam, istri Kristen? Jika suami GKI, istri Pantekosta? Jika suami HKBP yang tak pernah ke gereja, istri HKBP yang rajin ke gereja? Jika anda Minggu, saya Sabtu? Jika anda YESUS KRISTUS, saya YESHUA ha MASHIA?

Rasul Paulus membuat suatu kesimpulan tentang Kekristenan;

Ibrani 4:9Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.

Jadi, sekalipun di dunia ini saat ini ada 666 denominasi Kristen, namun yang disebut umat ELOHIM hanyalah yang menyucikan hari Sabat. Berdasarkan nubuatan Alkitab tentang 7 jemaat kitab Wahyu, yang disebut jemaat Laodekia itu adalah Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Inilah wadah yang TUHAN sediakan: "masih tersedia .............." sebab YAHWEH dikenal sebagai ELOHIM yang selalu menyediakan keperluan umatNYA, yang dalam bahasa Ibrani disebut: YAHWEH JIREH.

Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh itulah "bahtera Nuh" di akhir zaman ini. Dan sebagaimana di dalam bahtera Nuh itu isinya binatang-binatang, yang aromanya aroma binatang dan kelakuannya kelakuan binatang, seperti itulah isi dari gereja tersebut. Gereja yang isinya egoisme, materialisme, perebutan kedudukan, yang di Alkitab dinyatakan sebagai gereja yang suam-suam kuku, melarat, malang, miskin, buta, telanjang dan hendak dimuntahkan dari mulut YESHUA. Namun itulah wadah bagi umat YAHWEH. Sebab di luar bahtera Nuh adalah air bah yang membinasakan, sama seperti di luar gereja itu adalah gereja-gereja palsu.

Anda dihadapkan dengan pilihan dilematis, memang, antara hidup di antara binatang atau hidup di antara manusia palsu. Yang jelas di antara binatang itu ada 8 jiwa yang orang, yaitu Nuh dengan keluarganya. Tidak semuanya binatang di dalam bahtera itu. Tapi di luar bahtera semuanya adalah manusia palsu. Perhatikan nasehat rasul Petrus ini;

1Ptr. 4:18Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa?

Artinya, di dalam bahtera masih ada pengharapan, tapi di luar bahtera sama sekali tak ada pengharapannya. Karena itu jika di gereja Advent ada orang-orang yang seperti binatang, ya anda jangan seperti mereka. Di gereja itu kita hanya menumpang selamat, yaitu supaya disebut umat YAHWEH, supaya dari antara umat itu kita akan masuk pada pilihan YAHWEH. Sebab seleksian pasti dari antara umat, tidak mungkin YAHWEH akan menyelamatkan orang-orang yang bukan umatNYA.

"JANGAN MENJADI ORANG ADVENT":





1 komentar:

  1. PENGAKUAN SAYA BERSAMA KELUARGAKU INI BUKAN CERITA ATAU PUN REKAYASA BENER-BENER TERBUKTI SAMA SAYA.

    Terima kasih sebesar-besarnya yang kami ucapkan kepada mbah warjoh yang telah memberikan keberhasilan dan keberuntungan bagi keluarga saya.berkat bantuan beliau saya sekarang sudah hidup tenang karena suamiku sudah punya usaha tambak yang luasnya sekitar 5 hektar kurang lebih. begitupun juga saya dirumah buka warung sembakau dan sekarang pun saya sekeluarga tidak di kejar-kejar hutang lagi. mulanya keluarga Kami di berikan angka gaib hasil ritual dari mbah warjoh yang sangat Jitu 100% dijamin tembus.sehingga keluarga saya sekarang merasa tenang lagi.sekali lagi terima kasih mbah jasamu dikeluarga saya tidak akan terlupakan.Jika anda butuh angka gaib hasil ritual mbah warjoh silahkan Tanyakan aja Pada mbah dinomer hp beliau di: 0851 4534 4218 atau silahkan KLIK DISINI Terima kasih.


    BalasHapus