Senin, 01 Februari 2016

JIKA SEMUA PILIHAN HANYA KESALAHAN

Ketika kita kelas satu, maka ilmu kita ya sebatas ilmu kelas satu. Tapi manakala kita naik ke kelas dua, maka ilmu kita menjadi 2: ilmu kelas satu dan ilmu kelas dua. Demikianlah perbedaan antara manusia duniawi dengan manusia rohani. Manusia duniawi hanya dihadapkan dengan pilihan kesalahan-kesalahan melulu. Mau begini ketemunya salah, mau begitu ketemunya juga salah. Tapi manusia rohani, oleh pimpinan ROH KUDUS menerima ilmu tambahan, yakni pengetahuan yang baik atau kebenaran;


Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."

Semula Adam dan Hawa tahunya hanya yang baik-baik saja. Tapi setelah jatuh ke dalam dosa, mereka menjadi tahu yang jahat-jahat, sehingga ilmu mereka menjadi 2: yang baik dan yang jahat. Memiliki pengetahuan yang baik dan yang jahat dikatakan oleh ayat itu sebagai sama seperti ALLAH. Sayangnya pada zaman air bah Nuh, ilmu pengetahuan yang baik itu dicabut oleh ALLAH, sehingga manusia hanya memiliki 1 pengetahuan saja, yakni yang jahat-jahat saja;


Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja."


Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,

Kenapa pengetahuan yang baik dicabut? Sebab ALLAH melihat kesia-siaan. Pengetahuan yang baik itu tak pernah dipakai oleh manusia di zaman itu. Kecenderungan mereka selalu pada yang jahat-jahat saja. Karena itu ALLAH juga membatasi umur manusia sampai 120 tahun saja, supaya dosa mereka tidak semakin bertumpuk-tumpuk.

Di zaman Perjanjian Baru orang baru diberi ROH KUDUS setelah orang itu menerima baptisan. Orang itu akan dibaptiskan dalam nama BAPA, ANAK dan ROH KUDUS. Pada saat itulah orang itu mendapatkan GURU kebenaran, yakni ROH KUDUS. Maka pada saat itulah orang itu memiliki 2 pengetahuan yakni yang baik dan yang jahat. Ada petunjuk tentang jalan-jalan TUHAN atau kehendak TUHAN, supaya secara setahap demi setahap orang itu masuk pada kebenaran seluruhnya;


Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpinkamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Oleh kehadiran ROH KUDUS orang itu menjadi “seperti ALLAH” tahu yang baik dan yang jahat. Itulah sebabnya TUHAN YESUS katakan bahwa di luar YESUS, orang tidak bisa berbuat apa-apa. Di luar YESUS orang tak memiliki pengetahuan yang benar. Mereka bagaikan orang buta yang meraba-raba.


Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab diluar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.


Dan hal itu terbukti sekali dalam kehidupan kita sekarang ini. “Kebenaran” tertinggi di dunia ini diletakkan pada harta benda, kedudukan dan kesenangan-kesenangan sesaat. Yang dianggap masyarakat sebagai orang hebat adalah orang-orang kaya, pejabat-pejabat, tokoh-tokoh masyarakat, artis-artis, dan orang-orang terkenal.

Pembicaraan yang dianggap penting adalah pertandingan sepakbola. Pengetahuan yang dianggap penting adalah perpolitikan. Tontonan yang dianggap penting adalah pertunjukan musik.

Kalau ada artis yang tertangkap kasus narkoba, masyarakat mencemoohkannya. Kalau ada artis yang pakaiannya tidak senonoh, masyarakat mencemoohkannya. Kalau ada artis selingkuh, masyarakat mencemoohkannya. Tentu saja hal ini aneh sekali bagi saya. Kenapa heran jika kehidupan artis itu amburadul?! Mengapa artis mereka tuntut suci?! Hanya sebegitu sajakah daya jangkau akal pikiran mereka?!

Mendapati ini hati saya sedih, menyatakan bahwa pekerjaan saya masih teramat jauh, masih seperti setetes air untuk lautan atau sebutir debu untuk daratan. Bukankah ini tugas seorang penginjil untuk menaburkan pengetahuan kebenaran?! Pantaslah jika pekerjaan ini tak mungkin untuk saya laksanakan sendirian saja. TUHAN YESUS menubuatkan bahwa ada banyak jiwa-jiwa yang siap dituai, namun sayangnya jumlah pekerjanya terlampau sedikit.

Matius
Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."

Nah, siapa yang mau bantu saya?!


1 komentar:

  1. Saya sekeluarga mengucapkan banyak trima kasih kepada AKI MUPENG karena atas bantuannyalah saya bisa menang togel dan nomor gaib hasil ritual yang di berikan AKI MUPENG bener-bener dijamin tembus dan saat sekarang ini kehidupan saya sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya itu semua berkat bantuan AKI kini hutang-hutang saya sudah pada lunas semua dan.sekarang saya sudah buka usaha sendiri. jika anda mau bukti bukan rekayasa silahkan hubungi/sms AKI MUPENG di 0852 9445 0976, atau KLIK DISINI, insya allah angka beliau di jamin tembus dan beliau akan menbantu anda selama 3x putaran berturut-turut akan memenangkan angka togel dan ingat kesempatan tidak datang 2x,trima kasih.

    BalasHapus