Minggu, 22 November 2015

ALKITAB KATOLIK

Alkitab Katolik terdiri dari 72 kitab, sedangkan Alkitab Kristen terdiri dari 66 kitab. Ada selisih 6 kitab.

>> 66 kitab disebut Protokanonika, artinya kanon pertama.

>> 6 kitab selebihnya disebut Deuterokanonika, artinya kanon kedua.

>> Ke-6 kitab tersebut bagi Kristen disebut: Apokripa, artinya meragukan[tidak
     diilhamkan].

Kitab Perjanjian Lama yang berbahasa Ibrani disebut: Tanakh, terdiri dari 39 kitab sebagaimana Perjanjian Lama yang sekarang ini. Namun tahun 300 Sebelum YESUS, ada usaha dari 72-an orang Yahudi untuk menterjemahkan ke dalam bahasa Yunani dengan maksud untuk orang-orang Yahudi yang berada di perantauan yang berbahasa Yunani. Kitab terjemahan Yunani tersebut disebut Septuaginta, yang terdiri dari 45 kitab.

Jadi, di zaman YESUS ada 2 jenis kitab: Tanakh dan Septuaginta[Ibrani dan Yunani]. Tanakh merupakan kitab resmi yang mengisi sinagog-sinagog, sedangkan Septuaginta di luar gereja, sama seperti Alkitab LAI adalah Alkitab yang resmi untuk gereja-gereja di Indonesia, sedangkan di luaran ada versi yang lainnya, seperti ILT. Tanakh di Palestina, Septuaginta di Alexandria.

Pada tahun 70 Tarikh Masehi orang-orang Yahudi menetapkan kanon Alkitab dengan menetapkan kriteria: ditulis oleh orang Yahudi, dalam bahasa Ibrani dan di tulis di Palestina - harus serba Yahudi. Keputusan ini membuat ke-6 kitab Deuterokanonika tersebut terpental dari Alkitab.

Apa kata pihak Roma Katolik tentang Alkitabnya yang terdiri dari 72 kitab tersebut?

Kata G.M. Bromiley:  Apakah Alkitab? Jawaban Roma Katolik adalah, bahwa Alkitab terdiri dari PL dan PB termasuk 'apokrip' dari PL. Dengan demikian tulisan-tulisan yang tidak dapat dimasukan dalam daftar kitab-kitab yang diilhamkan dan berwibawa, dianggap sama bobotnya dengan kitab-kitab yang kanonik dalam pembicaraan tentang ajaran. 

Kitab-kitab yang tidak diilhamkan disamakan bobotnya dengan kitab-kitab yang diilhamkan. Bukan Firman TUHAN disamakan dengan Firman TUHAN. 

Mat. 15:9Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."

Sedangkan 10 Hukum ALLAH:

Hukum ALLAH yang ke-2: Katolik tiadakan:

Keluaran
20:4Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
20:5Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,


Hukum ALLAH yang ke-4: dirubah kalimatnya:

Keluaran
20:8Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:

Dirubah menjadi:  Ingatlah dan kuduskanlah hari Minggu:

Hukum ALLAH yang ke-10 dipecah menjadi 2;

Keluaran
20:17Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu."

1 komentar:

  1. Sebelum saya ceritrakan kisah hudupku terlebih dahulu perkenalkan nama saya Pak Kusniadi. Dari Bogor. saya hanya ingin berbagi ceritah dengan kalian semua para penggilah togel, awalnya itu saya hanya kuli bagunan,punya anak dua,dan istri saya hanya penjual syayur keliling dikampung kami , ekonomi kami sangat pas-pasan, hutan tambah numpuk, anak saya juga butuh biaya sekolah,hidup ini bener-bener susah.Tapi akhirnya ada teman saya yang bilang bila mau merubah nasib coba hubungi nomor hp MBAH JEJE katanya dia bisa membantu orang yang lagi susah. jadi saya lansung hubungi MBAH JEJE dan saya menceritakan semuanya, tenteng keluarga kami akhirnya saya di kasih angka ghaib [4d,] sudah 3x putaran tembus,dengan adanya MBAH JEJE saya sekeluarga bersukur semua utang saya lunas bahkan sekarang saya sudah buka usaha. silahkan anda buktikan sendiri insya allah anda tidak akan kecewa dari angka ghaib MBAH JEJE bagi yang berminat hubungi MBAH JEJE TRIJAYA di nomor ini: 0823 3737 6471 atau silahkan KLIK DISINI dan saya sudah buktikan sendiri angka ghaib hasil ritual dari beliau terima kasih.

    BalasHapus