Jumat, 30 Mei 2014

MAZMUR – 46




Download:



PASAL  59;


59:1     Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Jangan memusnahkan. Miktam dari Daud, ketika
             Saul menyuruh orang mengawasi rumahnya untuk membunuh dia. (59-2) Lepaskanlah aku
             dari pada musuhku, ya Allahku; bentengilah aku terhadap orang-orang yang bangkit
             melawan aku.

              Daud mengartikan “lepaskanlah aku dari musuhku” adalah sebagai “bentengilah aku ….”
              Beri kekuatan untuk menghadapinya, bukan supaya disingkirkan masalahnya. Jadi, arti
              “lepaskanlah” di sini adalah berikan kemenangan.

              Hati-hati dengan ajaran nabi-nabi palsu yang dalam doanya memohon disingkirkan dari
              permasalahannya.  Itu kebohongan dan ajaran pengecut namanya. Sama dengan anak
              sekolah yang minta diluluskan tanpa melalui ujian, atau minta piala tanpa melalui
              pertandingan. YAHWEH mana mau mempunyai anak-anak yang lemah tak berdaya apa-apa,
              yang takut dihadapkan dengan ujian.

              Yang mungkin YAHWEH lakukan kepada kita adalah memberi kekuatan, sama seperti polisi
              yang dipersenjatai ketika memburu penjahat. Kalau suatu senjata sudah kuno akan diganti
              dengan senjata yang lebih canggih. Tujuannya, supaya selalu berhasil mengalahkan
              penjahat.

              Sebab kalau anda dipersenjatai oleh iblis, saya harus dipersenjatai oleh YAHWEH. Kalau
              anda dibantu oleh Rusia, saya akan minta bantuan pada Amerika Serikat yang lebih canggih.

              Dan itu merupakan kebohongan, sebab tak ada gunanya anda disingkirkan dari satu
              masalah, jika kenyataannya dalam hidup ini selalu ada masalah. Ketika lolos dari satu hal,
              hal lain sedang menghadang. Karena itu lebih baik kita hadapi saja masalah itu, entah
              apapun yang terjadi. Tapi setidaknya dalam masalah itu kita telah menambah pengalaman.

              ELOHIM JESHUA ha MASHIA ketika dihadapkan dengan salib juga ingin dilepaskan dari
              salib itu. Sebisanya tak usah disalib. Itu keinginan JESHUA. Tapi JESHUA kemudian
              menyerahkan pada kehendak BAPANYA.

              >> Matius  26:42       Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-
                                                    Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku
                                                    meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"
            
              Jadi, kehendak YAHWEH adalah anda harus melewati ujian dan memenangkannya.

59:2     (59-3) Lepaskanlah aku dari pada orang-orang yang melakukan kejahatan dan selamatkanlah
             aku dari pada penumpah-penumpah darah.

              Nah, di sinipun Daud mengartikan “lepaskanlah” sebagai “selamatkanlah.” Artinya, berikan
              keberuntungan sehingga bisa menang.


59:3     (59-4) Sebab sesungguhnya, mereka menghadang nyawaku; orang-orang perkasa menyerbu
              aku, padahal aku tidak melakukan pelanggaran, aku tidak berdosa, ya TUHAN,
59:4     (59-5) aku tidak bersalah, merekalah yang lari dan bersiap-siap. Marilah mendapatkan aku,
              dan lihatlah!

              Setelah yakin dirinya tidak berdosa, Daud menantang orang-orang perkasa itu. Dia tidak lagi
              ketakutan setelah tahu TUHAN ada di pihaknya.

              Jadi, kenapa anda ketakutan dengan masalah adalah sebab anda mempunyai dosa, sehingga
              anda diyakinkan YAHWEH tak mungkin bersama anda. Karena itu jangan berenang dalam
              dosa terus-terusan.

59:5     (59-6) Engkau, TUHAN, Allah semesta alam, adalah Allah Israel. Bangunlah untuk
              menghukum segala bangsa; janganlah mengasihani mereka yang melakukan kejahatan
              dengan berkhianat! Sela

              Kejahatan yang paling keji adalah pengkhianatan. Sebab kejahatan ini pelakunya adalah
              orang-orang yang dekat dengan kita. Dia kita kenal sebagai sahabat, bukan sebagai musuh.
              Berbeda dengan perampok yang merampok harta kita. Dia tidak kita kenal sama sekali.


59:6     (59-7) Pada waktu senja mereka datang kembali, mereka melolong seperti anjing dan
              mengelilingi kota.

              Ketika siang datang sebagai teman, ketika malam datang sebagai pengkhianat. Artinya, tidak
              berani berlaku secara terang-terangan.

59:7     (59-8) Sesungguhnya, mereka menyindir dengan mulutnya; cemooh ada di bibir mereka,
              sebab--siapakah yang mendengarnya?

              Ketika mencemooh mereka lakukan dengan sindiran sehingga siapakah yang mengerti
              maksudnya?

              Kalau anda mempunyai keberatan terhadap teman, nyatakanlah itu secara terus-terang
              sehingga ia mengerti kesalahannya. Tapi kalau melalui bahasa yang berbelit-belit, siapa yang
              bisa memahami maksud anda?

59:8     (59-9) Tetapi Engkau, TUHAN, menertawakan mereka, Engkau mengolok-olok segala
              bangsa.
59:9     (59-10) Ya kekuatanku, aku mau berpegang pada-Mu, sebab Allah adalah kota bentengku.
59:10   (59-11) Allahku dengan kasih setia-Nya akan menyongsong aku; Allah akan membuat aku
              memandang rendah seteru-seteruku.

              “ALLAH akan membuat aku memandang rendah seteru-seteruku” ini bukanlah suatu
              kesombongan. Sebab yang memperbuatnya adalah YAHWEH, bukan Daud sendiri. Kalau
              Daud memandang rendah musuh-musuhnya berdasarkan kekuatannya sendiri, itu baru
              kesombongan namanya.

              Kalau ketika di bumi saya berkata saya lebih besar dari gedung pencakar langit, ini
              kesombongan namanya. Takabur istilahnya, sebab tidak benar menurut kenyataannya. Tapi
               kalau ketika saya berada di atas pesawat terbang lalu saya katakan gedung-gedung itu kecil
               sekali, itu kebenaran, bukan kesombongan.

               Kalau bersama YAHWEH saya masih menganggap besar musuh-musuh saya, sehingga saya
               masih ketakutan, ini namanya menghina YAHWEH. YAHWEH menjadi tidak ada artinya
               jika keberadaanNYA sama dengan ketiadaanNYA.

59:11   (59-12) Janganlah membunuh mereka, supaya bangsaku tidak lupa, halaulah mereka kian ke
              mari dengan kuasa-Mu, dan jatuhkanlah mereka, ya Tuhan, perisai kami!

              Jangan dibunuh mereka itu, tapi supaya dipermainkan oleh YAHWEH. Kalau dibunuh
              orang-orang segera melupakan kesalahannya, sehingga tak ada pelajarannya. Tapi kalau
              orang berdosa itu dipermain-mainkan hidupnya, maka orang-orang yang menyaksikannya
              akan berpikir seribu kali untuk meniru-niru kejahatannya.

              Bikin saja sakit, sembuh, sakit, sembuh, sakit lagi, sembuh lagi, begitu seterusnya sampai tiba
              ajalnya. Jutaan orang yang tak mengenal YAHWEH telah dibuat seperti itu, tapi kebodohan
              membuat mereka tak menyadari kalau itu adalah hukuman TUHAN. Mereka mendengarkan
              kata dokter, bahwa penyakit itu karena pola makan mereka yang salah. Karena mereka tidak
              vegetarian dan tidak minum jus apokat.

              Hal demikian itu sama seperti saya kalau melihat tulisan Arab atau tulisan China, pasti saya
              lewati begitu saja, sebab saya tak bisa membaca dan tak mengerti artinya. Tapi bagi orang
              yang bisa berbahasa Arab atau China, tulisan itu pasti mereka perhatikan dan membacanya.
              Seperti itulah orang-orang yang tak mengenal YAHWEH, membaca keadaannya berdasarkan
              kata dokter. Tapi sebagai rohaniawan saya pasti fasih membaca pesan-pesan YAHWEH,
              seperti orang pramuka membaca huruf morse.

              Kenapa kamu sakit dan tak sembuh-sembuh? Kalau kamu punya TUHAN, bagaimana
              TUHAN-mu bisa tak sanggup menyembuhkan penyakitmu? Ada apa ini? Pasti ada yang
              salah – yang tidak beres, sehingga doa-doamu macet tak sampai ke telinga YAHWEH.

              TUHAN JESHUA kalau menyembuhkan orang sakit tidak berkata: “sembuhlah kamu”, tapi:
              “dosamu telah diampuni.” Dan oleh sebab menerima pengampunan, maka penyakitnyapun
               menjadi sembuh seketika. Sama seperti narapidana yang menerima pembebasan dari
               hukuman penjaranya, pada hari itu juga dia dikeluarkan dari penjara. Jika penyakit itu
               memang karena dosa, maka penyakit itu akan berhenti setelah dosa-dosanya diselesaikan.
               Bukan berangsur-angsur sembuh, tapi seketika.

               Dan karena saya bukan JESHUA, saya tidak bisa berkata: “dosamu sudah diampuni.” Itu
               bukan wewenang saya. Yang saya lakukan adalah membaca dosa-dosa anda, kemudian
               menyuruh anda bertobat. Setelah anda bertobat, barulah saya akan berdoa supaya anda
               dibebaskan dari hukuman itu.

59:12   (59-13) Karena dosa mulut mereka adalah perkataan bibirnya, biarlah mereka tertangkap
              dalam kecongkakannya. Oleh karena sumpah serapah dan dusta yang mereka ceritakan,
59:13   (59-14) habisilah mereka dalam geram, habisilah, sehingga mereka tidak ada lagi, supaya
             mereka sadar bahwa Allah memerintah di antara keturunan Yakub, sampai ke ujung bumi.
             Sela

             Jika YAHWEH memerintah sampai ke ujung bumi, berarti termasuk Indonesia juga, ‘kan?!

59:14   (59-15) Pada waktu senja mereka datang kembali, mereka melolong seperti anjing dan
             mengelilingi kota.

              Yang aneh dari orang jahat adalah bukannya segera sadar akan kejahatannya, tapi malah
              mengelilingi kota. Mereka bangga sekali dengan kejahatannya dan memamerkannya pada
              semua orang.

              Orang selingkuh. Begitu bangganya dia berselingkuh sehingga dia ceritakan kepada setiap
              orang. Bukan dengan sedih tapi malah dijadikan ketawaannya.

              Orang berandal. Begitu bangganya dengan keberandalannya, sehingga ditandainya tubuhnya
              dengan tato, ditindik telinganya dan dikenakannya pakaian yang aneh-aneh supaya diketahui
              orang kalau dirinya berandal.

              Orang ngawur. Begitu bangganya dengan kengawuran dan ketololannya, sehingga setiap
              hari Sabtu malam mereka kebut-kebutan motor di jalan, seolah-olah itu yang hebat.


59:15   (59-16) Mereka mengembara mencari makan; apabila mereka tidak kenyang, maka mereka
             mengaum.

              Keinginan hatinya harus dituruti, sehingga segala macam cara dihalalkannya.

59:16   (59-17) Tetapi aku mau menyanyikan kekuatan-Mu, pada waktu pagi aku mau bersorak-sorai
             karena kasih setia-Mu; sebab Engkau telah menjadi kota bentengku, tempat pelarianku pada
             waktu kesesakanku.
59:17   (59-18) Ya kekuatanku, bagi-Mu aku mau bermazmur; sebab Allah adalah kota bentengku,
             Allahku dengan kasih setia-Nya.



JASA AKUNTAN LEPAS (freelance)
                                                                                                      
      
Awal mula kehancuran sebuah bisnis bahkan bisnis sederhana sekalipun adalah tidak mempunyai pembukuan yang baik. Jika sekarang ini Anda belum mempekerjakan seorang Akuntan dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu misalnya gaji yang tinggi dan tunjangan-tunjangan karyawan lainnya, segera gunakan jasa Akuntan lepas.

Untuk kebutuhan tersebut khusus wilayah Balikpapan, kami menawarkan Jasa Pencatatan Transaksi dan Penyusunan Laporan Keuangan Lepas. Mulai dari pencatatan transaksi harian hingga laporan keuangan bulanan: neraca, laba-rugi, arus kas dan laporan perubahan modal, dimana laporan tersebut bisa digunakan untuk perencanaan bisnis berikutnya.

Mengenai honor atau fee tergantung dengan volume transaksi harian, bisa dibicarakan atau negotiable pastinya sangat terjangkau.


Hubungi: 

Yohanes Lybernando S.E.
Phone: 082113465284
E-mail : yohanes_lybernando@yahoo.com                 


PETUNJUK MEMBACA;

Mulailah dengan membaca Mazmur 1 hingga 9, baru kemudian Yehezkiel 1, kembali ke Mazmur 10, lalu Yehezkiel 2, secara selang-seling antara kedua pembahasan tersebut, sebab kedua kitab ini memberikan kolaborasi yang sangat indah.

>> YEHEZKIEL 1 – 39

>> MAZMUR 1 – 40

      Download:

>> MAZMUR – 41

     Download:

>> MAZMUR – 42

     Download:

>> MAZMUR – 43

     Download:

>> MAZMUR – 44

     Download:

>> MAZMUR – 45

      Download:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar