Kamis, 24 April 2014

MAZMUR – 35



Download:



PASAL  40;


40:1     Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. (40-2) Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu
              Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong.

              Kata: “menanti-nantikan TUHAN” menyatakan bahwa TUHAN itu TUHAN yang tidak
              disiplin, TUHAN yang suka jam karet, TUHAN yang suka menunda-nunda, tidak tepat
              waktu, santai dan seenaknya sendiri.

              Hal ini tergambarkan dari kebiasaan boss-boss dan tokoh-tokoh besar. Kalau janji suka
              meleset, tak ditepati, dan suka berkelit, kalau menghadiri acara suka datang terlambat tapi
              kalau pulang selalu yang tercepat. Kesannya, mereka itu suka seenaknya sendiri. Tapi ini
              logis, sebab siapakah yang berani memprotes mereka, menuntut dan menggugat mereka?
              Siapakah yang berani mengatur-mengatur mereka?

              Mereka itu orang kaya raya yang sudah tak butuh apa-apa, kitalah yang membutuhkan
              mereka. Karena itu kitalah yang harus sabar, melayani. Jika kita sabar melayaninya, dia suka
              sama kita, maka dia akan royal pada kita. Dia akan sering-sering kasih uang ke kita.

              Kalau boss tidur, siapakah yang berani membangunkannya? Karena itu kalau dia ke
              kantornya kesiangan, kita harus maklum. Kalau boss terlambat datang di acara rapat,
              siapakah yang berani protes? Kalau boss tidak ke kantor seharian atau bahkan berhari-hari,
              siapakah yang berani menyalahkannya? Kalau boss terlambat membayar gaji karyawannya,
              siapakah yang berani menanyakannya? Kalau anda sakit dan boss tidak mau menanggung
              biaya pengobatan anda, anda bisa apakah?

              Boss itu sama dengan raja. Dia bisa mempersalahkan anda tapi dia tak mau dipersalahkan.
              Dia membuat peraturan untuk anda, sedang dirinya sendiri tak masuk dalam peraturan itu.
              Dirinya adalah pengatur bukan termasuk orang yang diatur. Yang diatur itu karyawannya.
              Peraturan itu untuk rakyat. Tidak ada peraturan untuk raja. Kalau raja ada peraturannya
              bukan raja namanya.

              Istilah karyawan terlambat, ada, tapi istilah boss terlambat? Tak ada itu. Tak ada sanksinya.
              Kalau anda terlambat, boss bisa potong gaji anda. Tapi siapakah yang hendak memotong
              gajinya boss? Boss bisa memecat anda, tapi siapakah yang bisa memecat boss?

              Jadi, apa yang diberlakukan untuk anda, itu tidak berlaku bagi boss atau raja. Apa yang
             diukurkan ke anda, itu bukan untuk mengukur boss atau raja. Anda harus paham dengan
             konsep ini, supaya anda tidak sembarangan saja memprotes atau menuntut-menuntut
             YAHWEH.

             >> Yehezkiel  12:22   "Hai anak manusia, sindiran apakah itu yang hidup di antara kamu di
                                                     tanah Israel, yang berbunyi: Sudah lama berselang, tetapi satu
                                                     penglihatanpun tak jadi?
                                     12:23  Oleh karena itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Tuhan
                                                     ALLAH: Aku akan menghentikan sindiran ini dan orang tidak akan
                                                     mengucapkannya lagi di tanah Israel. Sebaliknya, katakanlah
                                                        kepada mereka: Waktunya sudah dekat dan tiap penglihatan akan
                                                        jadi.

              >> 2Petrus  3:3         Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari
                                                     zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-
                                                     ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya.
                                  3:4         Kata mereka: "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab
                                                     sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti
                                                     semula, pada waktu dunia diciptakan."

              >> Habakuk  2:3      Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera
                                                    menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-
                                                    lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan
                                                    tidak akan bertangguh.


             >> ALLAH YANG SUKA TERLAMBAT
                          https://www.dropbox.com/s/hxqhiz19fcnqocn/ALLAH%20YANG%20SUKA%20TERLAMBAT.doc


40:2     (40-3) Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku
              di atas bukit batu, menetapkan langkahku,
40:3     (40-4) Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang
              akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN.

              Kita harus mempunyai pujian yang selalu baru, bukan puji-pujian hafalan. Kita harus
              banyak menciptakan lagu-lagu pujian, supaya tidak itu-itu melulu yang kita sajikan ke
             YAHWEH. Coba lihat lagu-lagu dunia untuk puji-pujian kekasih atau percintaan, selalu ada
              yang baru. Setiap waktu diluncurkan album baru. Tapi lagu Kristen betapa lambat
              perkembangannya? Jika ada yang selalu baru, iramanya banyak didominasi oleh hura-hura
              anak-anak muda.

              Halo Advent? Masakan pujian untuk TUHAN hanya sebatas buku Lagu Sion saja? Boleh
              ditambah, nggak?! Lagu-lagu dari gereja Minggu banyak yang bagus, lho. Dan itu bukan
              karangan mereka, tapi mereka mengutip syairnya dari kitab Mazmur. Jadi, mengapa
              dinajiskan?!

40:4     (40-5) Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada TUHAN, yang tidak
              berpaling kepada orang-orang yang angkuh, atau kepada orang-orang yang telah
              menyimpang kepada kebohongan!

              Anjuran saya, kalau anda bekerja pada boss penyembah berhala[patung-patung] yang
              angkuh dan sombong, sebaiknya keluar dari perusahaan itu. Anda itu anak YAHWEH.
              Jangan mau ditindas atau direndahkan oleh orang-orang kafir. Pendeknya, kalau anda tidak
              sejahtera di perusahaan itu, keluarlah! Cari pekerjaan lainnya, sekalipun gajinya lebih kecil.

              Jangan hinakan TUHAN ALLAHmu terhadap orang-orang seperti itu. Minimalnya
              bekerjalah pada orang-orang Kristen atau Islam, yang tidak secara mencolok menyembah
              pada patung.

              Sekarang anda sudah mempunyai pengetahuan bahwa bekerja pada penyembah patung itu
              tidak dibenarkan. Jadi, ya segeralah pikirkan langkah-langkah anda. Dan itu termasuk juga
              bisnis-bisnis yang haram, yang tidak halal, dan yang tidak jujur.

              Bicarakan problem anda pada saya, supaya bisa saya bantu memecahkannya.

40:5     (40-6) Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku, perbuatan-Mu yang ajaib dan
               maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau
               memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung.
40:6     (40-7) Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan dan korban sajian, tetapi Engkau
               telah membuka telingaku; korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau tuntut.
40:7     (40-8) Lalu aku berkata: "Sungguh, aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang
              aku;
40:8     (40-9) aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku."

              Ayat 6-8 berbicara tentang misi kedatangan JESHUA ha MASHIA yang pertama, 2000 tahun
              yang lalu, bahwa YAHWEH sesungguhnya bukan menuntut darah hewan, melainkan
              darahNYA. Sebab darah hewan tidak mungkin bisa dipakai untuk menguduskan dosa
              manusia. Di Perjanjian Lama itu hanya sebagai lambang saja, sedangkan penggenapannya
              pada darah JESHUA ha MASHIA di atas salib.

              >> Matius   26:28      Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi
                                                     banyak orang untuk pengampunan dosa.

              JESHUA ha MASHIA adalah Ishak yang digantikan dengan domba. Ishak batal disembelih
              oleh Abraham, digantikan dengan seekor domba. Kini JESHUA datang menggantikan
              domba, supaya Ishak tersembelih. Ishak adalah ayahnya 12 suku Israel. Jika Ishak ketika itu
              disembelih, maka takkan ada 12 suku Israel. Karena itu kedatangan JESHUA ha MASHIA
              adalah juga untuk maksud meniadakan Keisraelan. Keistimewaan Israel sudah tidak ada lagi,
              digantikan dengan orang-orang yang percaya pada JESHUA ha MASHIA, yaitu orang-orang
              Kristen. Inilah orang-orang Israel rohani.

              Gulungan kitab Yesaya menuliskan tentang JESHUA ha MASHIA;


              
40:9     (40-10) Aku mengabarkan keadilan dalam jemaah yang besar; bahkan tidak kutahan bibirku,
              Engkau juga yang tahu, ya TUHAN.

              Selain JESHUA, saya juga mengabarkan keadilan dalam jemaah yang besar, juga tak pernah
              menahan perkataan macam apapun. Saya tak pernah melakukan sensor terhadap kata-kata
              saya.

              Dan karena saya mengabdikan seluruh hidup saya untuk YAHWEH, maka saya tak pernah
              melakukan permintaan maaf, jika perkataan saya dianggap bersalah. Lebih baik saya
              menanggung konsekwensinya daripada harus meminta maaf. Ini pantangan bagi saya, bukan
              karena gengsi, tapi karena posisi. Sebab siapa yang tahu kalau kata-kata itu memang berasal
              dari YAHWEH?!

              Justru jika saya mau mati syahid, saya harus mempunyai kata-kata yang SALAH. Sebab
              kalau benar, siapa yang mau membunuh saya?! Jadi, kesalahan itu bukan karena bodoh atau
               kekhilafan atau kurang hikmat ROH KUDUS. Selama saya tidak berdosa pada TUHAN tak
               mungkin ROH KUDUS dicabut dari saya. Saya ini dipekerjakan untuk bikin onar, bikin
               kekacauan, bikin keributan, bikin gara-gara, seperti Simson, sebagai perlawanan terhadap
               usaha-usaha orang untuk mengadakan perdamaian. Dunia hendak menguburkan kebenaran
               dengan dalih perdamaian, seperti Nimrod membangun menara Babel. Itu harus dicegah. Itu
               harus dikacau-balaukan supaya tidak terjadi.

               Damailah dalam kebenaran, dalam TUHAN. Jangan berdamai dengan kesalahan. Saya
               harus berdiri melawan orang-orang yang berkata: “Tidak usah kita membahas doktrin”,
               “Agama tidak untuk diperdebatkan”, “Buat apa kita bertengkar masalah agama?” Justru
               itulah yang harus saya lawan. Enak saja mereka itu, setelah melemparkan batu hendak
               menyembunyikan tangan?! Setelah membuat kesalahan, kesalahan itu tidak boleh digugat.
               Benarkan dulu. Luruskan dulu apa yang salah, maka saya akan berhenti menggugat.

               >> Hakim-hakim  14:4        Tetapi ayahnya dan ibunya tidak tahu bahwa hal itu dari pada
                                                                 TUHAN asalnya: sebab memang Simson harus mencari gara-
                                                                 gara terhadap orang Filistin. Karena pada masa itu orang
                                                                 Filistin menguasai orang Israel.

              Di saat anda tidur nyenyak dengan doktrin trinitas, di saat itulah saya menggugatnya.

              Ny. Ellen G. White menuliskan dalam “Kemenangan Akhir” halaman 47;

            “Tetapi mereka merasa bahwa PERDAMAIAN SEKALIPUN akan terlalu mahal jika
            harus dibeli dengan mengorbankan prinsip. Jikalau persatuan dapat dijamin hanya o
            leh dikompromikannya kebenaran dan kejahatan, MAKA BIARLAH ada perbedaan
            dan bahkan peperangan."


40:10   (40-11) Keadilan tidaklah kusembunyikan dalam hatiku, kesetiaan-Mu dan keselamatan dari
              pada-Mu kubicarakan, kasih-Mu dan kebenaran-Mu tidak kudiamkan kepada jemaah yang
              besar.
40:11   (40-12) Engkau, TUHAN, janganlah menahan rahmat-Mu dari padaku, kasih-Mu dan
              kebenaran-Mu kiranya menjaga aku selalu!

              Saya dijaga oleh kebenaran TUHAN – oleh Alkitab. Banyak sekali ayat-ayat yang menunjuk
              tentang saya.

              >> MATIUS 10
                    https://www.dropbox.com/s/0lk8tut7jux0dfx/MATIUS%2010.doc


40:12   (40-13) Sebab malapetaka mengepung aku sampai tidak terbilang banyaknya. Aku telah
              terkejar oleh kesalahanku, sehingga aku tidak sanggup melihat; lebih besar jumlahnya dari
              rambut di kepalaku, sehingga hatiku menyerah.
40:13   (40-14) Berkenanlah kiranya Engkau, ya TUHAN, untuk melepaskan aku; TUHAN, segeralah
              menolong aku!
40:14   (40-15) Biarlah mendapat malu dan tersipu-sipu mereka semua yang ingin mencabut
              nyawaku; biarlah mundur dan kena noda mereka yang mengingini kecelakaanku!
40:15   (40-16) Biarlah terdiam karena malu mereka yang mengatai aku: "Syukur, syukur!"
40:16   (40-17) Biarlah bergembira dan bersukacita karena Engkau semua orang yang mencari
              Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu tetap berkata: "TUHAN
              itu besar!"
40:17   (40-18) Aku ini sengsara dan miskin, tetapi Tuhan memperhatikan aku. Engkaulah yang
              menolong aku dan meluputkan aku, ya Allahku, janganlah berlambat!



>> MAZMUR 1 – 30

    Download:

>> MAZMUR – 31

     Download:

>> MAZMUR – 32

      Download:

>> MAZMUR – 33

     Download:

>> MAZMUR – 34

     Download:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar