Selasa, 31 Desember 2013

Kitab Hakim-hakim



Download:

Kitab Hakim-hakim adalah satu kitab di dalam Kitab Perjanjian Lama.[1] Hakim-hakim dalam bahasa Ibrani, sopetim dan dalam bahasa Yunani kritai.[1]Istilah ini dipakai di dalam septuaginta.[1] Di dalam bahasa Latin kitab ini disebut Judicum.[1] Istilah ini diberikan kepada pemimpin Israel selama periodeYosua dan Samuel.[2][1] Kebanyakan ahli biblika berpendapat bahwa waktu penulisan kitab ini sekitar abad ketujuh atau keenam sM.[3][2] Kitab Hakim-hakim adalah bagian dari Kitab-kitab Nabi Awal di dalam kanon Ibrani.[4][2] Kitab Hakim-hakim ditulis meliputi satu periode yang panjang.[1] Periode itu dimulai dari kematian Yosua dan berakhir sebelum tampilnya Samuel dan penobatan Saul sebagai raja.[2][4] Kurun waktu periode Kitab Hakim-hakim ini mencapai sekurang-kurangnya 410 tahun.[1]

Sumber Naskah

·         Teks Masoret (bahasa Ibrani, abad ke-10 M)
·         Septuaginta (bahasa Yunani; abad ke-3 SM)
·         Naskah Laut Mati (bahasa Ibrani, abad ke-2 SM), terutama:[5]
·         1Q6 Judges (1QJudg)
·         4Q49 Judgesa (4QJudga)
·         4Q50 Judgesb (4QJudgb)

Tujuan Kitab Hakim-hakim

Kitab Hakim-hakim ini ditulis untuk menunjukkan akibat dari ketidaktaatan kepada Allah.[1][2] Menurut Kitab ini, seorang raja atau pemimpin yang benar akan membawa rakyatnya kepada Allah.[1]Pada Kitab ini, bangsa Israel mulai tidak taat kepada Allah dan terus hingga lebih parah.[2][4][1] Hal itu terlihat dari praktik keagamaan yang mereka lakukan semakin sesat dan menjauh dari Allah.[2][1][3][4] Pengertian Hakim-hakim tidak sama dengan pengertian hakim di masa sekarang.[2][1][3][4] Hakim-hakim yang dimaksud adalah pemimpin-pemimpin utama Israel dan pelepas bangsa dari ancaman dan tekanan asing Hak. 2:16).[2][1][3][4] Tidak sembarangan orang dipanggil hakim. Kitab ini juga berisi tentang sejarah Israel sebelum bangsa itu menjadi suatu kerajaan.[2][1][3][4]

Konteks Kitab Hakim-hakim

Periode Hakim-hakim ini meliputi transisi [Zaman Perunggu Akhir]] berganti Zaman Besi Awal.[6][7] Zaman ini merupakan zaman kemakmuran.[6][7] Di Palestina saat itu masih menjadi negarakota yang relative kecil dan independen.[6][7] Hal ini memungkinkan munculnya suatu kerajaan, seperti Mesir dan Het.[6][7] Orang-orang Kanaan tinggal di dataran rendah dan pesisir dan orang-orang Israel di perbukitan.[6][7] Mereka relatif bisa hidup tanpa gangguan dari bangsa lain.[6][7] Orang Israel merupakan lawan dari orang Filistin.[6][7] Pertama kali orang-orang Filistin muncul di pesisir barat daya Kanaan.[6][7] Mereka sudah bermukim dan membuat barang tembikar.[6][7] Alkitab menggambarkan orang Filistin sebagai bangsa yang tidak beradab dan yang tidak bersunat.[6][7] Dewa utama mereka adalah Dagon.[6][7] Orang-orang Israel cenderung meninggalkan Tuhan dan menyembah ilah-ilah orang-orang Kanaan.[6][7] Penyebabnya karena orang Kanaan lebih unggul daripada orang Kanaan dalam beberapa hal.[6][7] Keunggulan orang Kanaan terlihat dari bidang kesenian,kesusastraan, arsitektur, perdagangan,organisasi politik, dll.[1] Kegiatan ini pun membawa orang Israel kepada praktik keagamaannya.[2][1][3][4] Praktek pelacur sacral (pelacur bakti), menyembah Baal.[2][1][3][4] Gabungan antara seks dan agama ini menjadi daya tarik bagi orang Israel berpaling dari Tuhan.[2][1][3][4]

Garis Besar Kitab Hakim-hakim

·         Pendahuluan: Penaklukan Kanaan yang Tidak Tuntas (1:1-2:5)[1]
·         Penaklukan Daerah Selatan (1:1-21)[1]
·         Penaklukan Daerah Utara (1:22-36)[1]
·         Malaikat Tuhan dan Pelanggaran Perjanjian (2:1-5)[1]
·         Israel Pada Masa Hakim-hakim (2:6-16:31)[1]
·         Pengenalan Zaman Hakim-hakim (2:6-3:6)[1]
·         Otniel Melawan Kusya-Risyataim, Raja Aram (3:7-11)[1]
·         Ehud Melawan Eglon, Raja Moab (3:12-30)[1]
·         Samgar Melawan Yabin, Raja Kanaan (4:1-5:31)[1]
·         Kemenangan Atas Orang Kanaan (4:1-5:31)[1]
·         Nyanyian Kemenangan Debora (5:1-31)[1]
·         Gideon Melawan Orang Midian (6:1-8:32)[1]
·         Kemurtadan Berlanjut (6:1-10)[1]
·         Panggilan Gideon (6:11-40)[1]
·         Serbuan Tentara Pertama di Bawah Gideon (7:1-8:3)[1]
·         Serbuan Tentara Kedua di Bawah Gideon (8:4-28)[1]
·         Gideon, Ayah Abimelekh (8:29-32)[1]
·         Sistem Kerajaan yang Gagal di Bawah Abimelekh (8:33-9:57)[1]
·         Kemurtadan Israel (8:33-35)[1]
·         Abimelekh Membangun Reputasi (9:1-6)[1]
·         Dongeng Sindiran Yotam (9:7-21)[1]
·         Sistem Kerajaan di Bawah Abimelekh (9:22-55)[1]
·         Penutup (9:56-57)[1]
·         Hakim-hakim Kecil (Bagian 1): Tola dan Yair (10:1-5)[1]
·         Yefta Melawan Bani Amon (10:6-12:7)[1]
·         Israel Murtad dan Ditindas (10:6-18)[1]
·         Mengenal Yefta (11:1-3)[1]
·         Penugasan Yefta (11:4-11)[1]
·         Tawar Menawar Diplomatik (11:29-40)[1]
·         Kemenangan dan Nazar Yefta (11:29-40)[1]
·         Yefta dan Efraim (12:1-7)[1]
·         Hakim-hakim Kecil (Bagian 2): Ebzan, Elon, Abdon (12:815)[1]
·         Simson Melawan Orang Filistin (pasal 13-16)[1]
·         Pengantar Cerita Simson (pasal 13)[1]
·         Simson dan Orang Filistin, Bagian 1 (pasal 14-15)[1]
·         Simson dan Orang Filistin, Bagian 2 (pasal16)[1]
·         Penutup: Ancaman dari Dalam (pasal 17-21)[1]
·         Praktik Agama yang dilakukan Mikha dan Suku Dan (pasal 17-18)[1]
·         Kebiadaban di Gibea dan Peperangan Melawan Suku Benyamin (pasal 19-21)[1]


Tidak ada komentar:

Posting Komentar