Senin, 29 Juli 2013

PERJALANAN SEJARAH ISRAEL


Download:


Keluaran 1

1:1          Inilah nama para anak Israel yang datang ke Mesir bersama-sama dengan Yakub; mereka
               datang dengan keluarganya masing-masing:
1:2          Ruben, Simeon, Lewi dan Yehuda;
1:3          Isakhar, Zebulon dan Benyamin;
1:4          Dan serta Naftali, Gad dan Asyer.
1:5          Seluruh keturunan yang diperoleh Yakub berjumlah tujuh puluh jiwa. Tetapi Yusuf telah ada di
               Mesir.
1:6          Kemudian matilah Yusuf, serta semua saudara-saudaranya dan semua orang yang
               seangkatan dengan dia.
1:7          Orang-orang Israel beranak cucu dan tak terbilang jumlahnya; mereka bertambah banyak
               dan dengan dahsyat berlipat ganda, sehingga negeri itu dipenuhi mereka.

               ALLAH sedang menggenapi janjiNYA kepada Abraham:

               >> Kejadian   13:16           Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah
                                                          banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung
                                                          debu tanah, keturunanmupun akan dapat dihitung juga.

1:8          Kemudian bangkitlah seorang raja baru memerintah tanah Mesir, yang tidak mengenal Yusuf.
1:9          Berkatalah raja itu kepada rakyatnya: "Bangsa Israel itu sangat banyak dan lebih besar
                jumlahnya dari pada kita.

               Jumlah orang Mesir sudah mulai tersalib oleh orang-orang Israel.

1:10        Marilah kita bertindak dengan bijaksana terhadap mereka, supaya mereka jangan bertambah
               banyak lagi dan--jika terjadi peperangan--jangan bersekutu nanti dengan musuh kita dan
                memerangi kita, lalu pergi dari negeri ini."
1:11        Sebab itu pengawas-pengawas rodi ditempatkan atas mereka untuk menindas mereka
               dengan kerja paksa: mereka harus mendirikan bagi Firaun kota-kota perbekalan, yakni Pitom
               dan Raamses.
1:12        Tetapi makin ditindas, makin bertambah banyak dan berkembang mereka, sehingga orang
               merasa takut kepada orang Israel itu.

               Ciri khas Israel adalah selalu tidak masuk akal. Ketika akal kita berkata: “A,” yang terjadi
               adalah “B.” Kenapa? Sebab ALLAH ada di belakang mereka.

1:13        Lalu dengan kejam orang Mesir memaksa orang Israel bekerja,
1:14        dan memahitkan hidup mereka dengan pekerjaan yang berat, yaitu mengerjakan tanah liat
               dan batu bata, dan berbagai-bagai pekerjaan di padang, ya segala pekerjaan yang dengan
               kejam dipaksakan orang Mesir kepada mereka itu.
1:15        Raja Mesir juga memerintahkan kepada bidan-bidan yang menolong perempuan Ibrani,
               seorang bernama Sifra dan yang lain bernama Pua, katanya:
1:16        "Apabila kamu menolong perempuan Ibrani pada waktu bersalin, kamu harus
                memperhatikan waktu anak itu lahir: jika anak laki-laki, kamu harus membunuhnya, tetapi
                jika anak perempuan, bolehlah ia hidup."

               Pembunuhan bayi-bayi di zaman Firaun ini menjadi tanda kelahiran nabi Musa. Sama juga
               dengan tanda kelahiran YESUS, yaitu pembunuhan bayi-bayi oleh Herodes.



1:17        Tetapi bidan-bidan itu takut akan Allah dan tidak melakukan seperti yang dikatakan raja
               Mesir kepada mereka, dan membiarkan bayi-bayi itu hidup.
1:18        Lalu raja Mesir memanggil bidan-bidan itu dan bertanya kepada mereka: "Mengapakah kamu
               berbuat demikian membiarkan hidup bayi-bayi itu?"
1:19        Jawab bidan-bidan itu kepada Firaun: "Sebab perempuan Ibrani tidak sama dengan
               perempuan Mesir; melainkan mereka kuat: sebelum bidan datang, mereka telah bersalin."
1:20        Maka Allah berbuat baik kepada bidan-bidan itu; bertambah banyaklah bangsa itu dan
               sangat berlipat ganda.
1:21        Dan karena bidan-bidan itu takut akan Allah, maka Ia membuat mereka berumah tangga.
1:22        Lalu Firaun memberi perintah kepada seluruh rakyatnya: "Lemparkanlah segala anak laki-laki
               yang lahir bagi orang Ibrani ke dalam sungai Nil; tetapi segala anak perempuan biarkanlah
               hidup."


Keluaran 2

2:1          Seorang laki-laki dari keluarga Lewi kawin dengan seorang perempuan Lewi;
2:2          lalu mengandunglah ia dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika dilihatnya, bahwa anak
               itu cantik, disembunyikannya tiga bulan lamanya.
2:3          Tetapi ia tidak dapat menyembunyikannya lebih lama lagi, sebab itu diambilnya sebuah peti
                pandan, dipakalnya dengan gala-gala dan ter, diletakkannya bayi itu di dalamnya dan
               ditaruhnya peti itu di tengah-tengah teberau di tepi sungai Nil;
2:4          kakaknya perempuan berdiri di tempat yang agak jauh untuk melihat, apakah yang akan
               terjadi dengan dia.
2:5          Maka datanglah puteri Firaun untuk mandi di sungai Nil, sedang dayang-dayangnya berjalan-
               jalan di tepi sungai Nil, lalu terlihatlah olehnya peti yang di tengah-tengah teberau itu, maka
               disuruhnya hambanya perempuan untuk mengambilnya.
2:6          Ketika dibukanya, dilihatnya bayi itu, dan tampaklah anak itu menangis, sehingga belas
               kasihanlah ia kepadanya dan berkata: "Tentulah ini bayi orang Ibrani."
2:7          Lalu bertanyalah kakak anak itu kepada puteri Firaun: "Akan kupanggilkah bagi tuan puteri
                seorang inang penyusu dari perempuan Ibrani untuk menyusukan bayi itu bagi tuan puteri?"
2:8          Sahut puteri Firaun kepadanya: "Baiklah." Lalu pergilah gadis itu memanggil ibu bayi itu.
2:9          Maka berkatalah puteri Firaun kepada ibu itu: "Bawalah bayi ini dan susukanlah dia bagiku,
               maka aku akan memberi upah kepadamu." Kemudian perempuan itu mengambil bayi itu dan
                menyusuinya.
2:10        Ketika anak itu telah besar, dibawanyalah kepada puteri Firaun, yang mengangkatnya
               menjadi anaknya, dan menamainya Musa, sebab katanya: "Karena aku telah menariknya
               dari air."

               Musa artinya diambil dari air. Ini memberikan simbol tentang pembaptisan Kristen.

               >> Matius   3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga
                                                          langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun
                                                          ke atas-Nya,

              Kalau Musa diambil dari air, YESUS dituliskan: keluar dari air.

2:11        Pada waktu itu, ketika Musa telah dewasa, ia keluar mendapatkan saudara-saudaranya
               untuk melihat kerja paksa mereka; lalu dilihatnyalah seorang Mesir memukul seorang Ibrani,
               seorang dari saudara-saudaranya itu.

              Musa mendatangi saudara-saudara sebangsanya, sama seperti YESUS yang turun ke dunia
              sebagai Imanuel: ALLAH yang ada di tengah-tengah manusia.

              >> Yesaya    7:14 Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu
                                                          pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan
                                                          akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia
                                                          Imanuel.

2:12        Ia menoleh ke sana sini dan ketika dilihatnya tidak ada orang, dibunuhnya orang Mesir itu,
               dan disembunyikannya mayatnya dalam pasir.
2:13        Ketika keesokan harinya ia keluar lagi, didapatinya dua orang Ibrani tengah berkelahi. Ia
               bertanya kepada yang bersalah itu: "Mengapa engkau pukul temanmu?"
2:14        Tetapi jawabnya: "Siapakah yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim atas
               kami? Apakah engkau bermaksud membunuh aku, sama seperti engkau telah membunuh
               orang Mesir itu?" Musa menjadi takut, sebab pikirnya: "Tentulah perkara itu telah
               ketahuan."
2:15        Ketika Firaun mendengar tentang perkara itu, dicarinya ikhtiar untuk membunuh Musa.
               Tetapi Musa melarikan diri dari hadapan Firaun dan tiba di tanah Midian, lalu ia duduk-
               duduk di tepi sebuah sumur.
2:16        Adapun imam di Midian itu mempunyai tujuh anak perempuan. Mereka datang menimba air
               dan mengisi palungan-palungan untuk memberi minum kambing domba ayahnya.
2:17        Maka datanglah gembala-gembala yang mengusir mereka, lalu Musa bangkit menolong
               mereka dan memberi minum kambing domba mereka.
2:18        Ketika mereka sampai kepada Rehuel, ayah mereka, berkatalah ia: "Mengapa selekas itu
               kamu pulang hari ini?"
2:19        Jawab mereka: "Seorang Mesir menolong kami terhadap gembala-gembala, bahkan ia
               menimba air banyak-banyak untuk kami dan memberi minum kambing domba."
2:20        Ia berkata kepada anak-anaknya: "Di manakah ia? Mengapakah kamu tinggalkan orang itu?
               Panggillah dia makan."
2:21        Musa bersedia tinggal di rumah itu, lalu diberikan Rehuellah Zipora, anaknya, kepada Musa.
2:22        Perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki, maka Musa menamainya Gersom, sebab
               katanya: "Aku telah menjadi seorang pendatang di negeri asing."
2:23        Lama sesudah itu matilah raja Mesir. Tetapi orang Israel masih mengeluh karena perbudakan,
               dan mereka berseru-seru, sehingga teriak mereka minta tolong karena perbudakan itu
               sampai kepada Allah.
2:24        Allah mendengar mereka mengerang, lalu Ia mengingat kepada perjanjian-Nya dengan
               Abraham, Ishak dan Yakub.
2:25        Maka Allah melihat orang Israel itu, dan Allah memperhatikan mereka.


Keluaran 3:

3:1          Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian.
               Sekali, ketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun, sampailah ia ke
               gunung Allah, yakni gunung Horeb.

               Gunung Horeb = gunung Sinai, tempat ALLAH menurunkan 10 Hukum ALLAH.

3:2          Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari
               semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan
               api.
3:3          Musa berkata: "Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat
               itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?"
3:4          Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari
               tengah-tengah semak duri itu kepadanya: "Musa, Musa!" dan ia menjawab: "Ya, Allah."

               Ada tanda api yang aneh, barulah TUHAN memanggil. Kepada nabi Elia juga begitu. Tanda-
               tanda alam diberikan lebih dahulu, baru ALLAH memanggil. Begitulah konsep panggilan
               ALLAH. Karena itu jika anda, dalam hidup anda, anda menemukan sesuatu yang aneh, yang
               tidak masuk akal. Ketahuilah, itu adalah panggilan ALLAH bagi anda.

3:5          Lalu Ia berfirman: "Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu,
               sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus."

               Tanggalkan kasutmu. Tanggalkan dosamu kalau menghadap hadirat ALLAH. Jangan
               pamerkan dosa di hadapan ALLAH.

3:6          Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub." Lalu
               Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.
3:7          Dan TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di
               tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-
               pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka.
3:8          Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun
               mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang
               berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori,
               orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.

               Orang Kanaan, Het, Amori, Feris, Hewi dan Yebus, itu adalah suku-suku Palestina sekarang
               ini yang tidak ikut dibinasakan oleh nabi Yosua.

3:9          Sekarang seruan orang Israel telah sampai kepada-Ku; juga telah Kulihat, betapa kerasnya
               orang Mesir menindas mereka.
3:10        Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku,
               orang Israel, keluar dari Mesir."
3:11        Tetapi Musa berkata kepada Allah: "Siapakah aku ini, maka aku yang akan menghadap
               Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?"
3:12        Lalu firman-Nya: "Bukankah Aku akan menyertai engkau? Inilah tanda bagimu, bahwa Aku
               yang mengutus engkau: apabila engkau telah membawa bangsa itu keluar dari Mesir, maka
               kamu akan beribadah kepada Allah di gunung ini."

               Ini artinya, gunung Sinai itu lokasinya ada di Midian. Sebab Musa ketika itu berada di Midian.

3:13        Lalu Musa berkata kepada Allah: "Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata
              kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya
              kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? --apakah yang harus kujawab kepada mereka?"
3:14        Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan
               kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu."

               “AKU ADALAH AKU” artinya: AKU ya AKU, TUHAN ya TUHAN. Hendak diterangkan yang
                seperti apa lagi sebab selain DIA tidak ada lagi yang lainnya, sehingga bisa dibuat
                perbandingannya. Karena tidak ada sesuatupun yang bisa dikenakan untuk menggambarkan
                TUHAN, maka ALLAH katakan: “AKU ADALAH AKU.” Pendek kata, DIA itulah yang disembah
                oleh Abraham, Ishak dan Yakub, yaitu nenek moyang mereka.

3:15        Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel:
               TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus
               aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun.

               Saat itu TUHAN masih belum memperkenalkan namaNYA; YHWH – YAHWEH. TUHAN masih
               memperkenalkan DiriNYA sebagai ELOHIM yang disembah oleh Abraham, Ishak dan Yakub.

3:16        Pergilah, kumpulkanlah para tua-tua Israel dan katakanlah kepada mereka: TUHAN, Allah
               nenek moyangmu, Allah Abraham, Ishak dan Yakub, telah menampakkan diri kepadaku, serta
               berfirman: Aku sudah mengindahkan kamu, juga apa yang dilakukan kepadamu di Mesir.
3:17        Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir
               menuju ke negeri orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang
               Yebus, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.
3:18        Dan bilamana mereka mendengarkan perkataanmu, maka engkau harus beserta para tua-tua
               Israel pergi kepada raja Mesir, dan kamu harus berkata kepadanya: TUHAN, Allah orang
               Ibrani, telah menemui kami; oleh sebab itu, izinkanlah kiranya kami pergi ke padang gurun
               tiga hari perjalanan jauhnya untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allah kami.

               Kenapa dikatakan hanya 3 hari jika sesungguhnya ALLAH hendak mengajak mereka
               meninggalkan Mesir selama-lamanya? Sebab ALLAH tahu, bahwa 3 haripun tak mungkin
               akan diijinkan, kecuali dengan kekerasan.

3:19        Tetapi Aku tahu, bahwa raja Mesir tidak akan membiarkan kamu pergi, kecuali dipaksa oleh
               tangan yang kuat.
3:20        Tetapi Aku akan mengacungkan tangan-Ku dan memukul Mesir dengan segala perbuatan
               yang ajaib, yang akan Kulakukan di tengah-tengahnya; sesudah itu ia akan membiarkan
               kamu pergi.
3:21        Dan Aku akan membuat orang Mesir bermurah hati terhadap bangsa ini, sehingga, apabila
               kamu pergi, kamu tidak pergi dengan tangan hampa,
3:22        tetapi tiap-tiap perempuan harus meminta dari tetangganya dan dari perempuan yang
               tinggal di rumahnya, barang-barang perak dan emas dan kain-kain, yang akan kamu kenakan
               kepada anak-anakmu lelaki dan perempuan; demikianlah kamu akan merampasi orang Mesir
               itu."


Keluaran 4

4:1          Lalu sahut Musa: "Bagaimana jika mereka tidak percaya kepadaku dan tidak mendengarkan
               perkataanku, melainkan berkata: TUHAN tidak menampakkan diri kepadamu?"
4:2          TUHAN berfirman kepadanya: "Apakah yang di tanganmu itu?" Jawab Musa: "Tongkat."
4:3          Firman TUHAN: "Lemparkanlah itu ke tanah." Dan ketika dilemparkannya ke tanah, maka
               tongkat itu menjadi ular, sehingga Musa lari meninggalkannya.
4:4          Tetapi firman TUHAN kepada Musa: "Ulurkanlah tanganmu dan peganglah ekornya" --Musa
                mengulurkan tangannya, ditangkapnya ular itu, lalu menjadi tongkat di tangannya
4:5          --"supaya mereka percaya, bahwa TUHAN, Allah nenek moyang mereka, Allah Abraham, Allah
               Ishak dan Allah Yakub telah menampakkan diri kepadamu."

               Keajaiban adalah tanda kenabian. Apa tandanya ALLAH mengutus Muhammad? Muhammad
               tidak bisa menunjukkan keajaiban ALLAH. Karena itu orang-orang yang mempelajari Alkitab
               tidak mempercayai kenabian Muhammad. Hanya orang-orang yang tidak pernah
               mempelajari Alkitab saja yang bisa kena kebohongannya. Sebab mereka tidak paham dengan
               tanda-tanda ALLAH. Kalau paham tidak mungkin mempercayai Muhammad.

               Jadi, tanda orang yang tidak paham KEALLAHAN adalah mereka yang mempercayai
               Muhammad.

4:6          Lagi firman TUHAN kepadanya: "Masukkanlah tanganmu ke dalam bajumu." Dimasukkannya
               tangannya ke dalam bajunya, dan setelah ditariknya ke luar, maka tangannya kena kusta,
               putih seperti salju.
4:7          Sesudah itu firman-Nya: "Masukkanlah tanganmu kembali ke dalam bajumu." Musa
               memasukkan tangannya kembali ke dalam bajunya dan setelah ditariknya ke luar, maka
               tangan itu pulih kembali seperti seluruh badannya.
4:8          "Jika mereka tidak percaya kepadamu dan tidak mengindahkan tanda mujizat yang pertama,
               maka mereka akan percaya kepada tanda mujizat yang kedua.
4:9          Dan jika mereka tidak juga percaya kepada kedua tanda mujizat ini dan tidak mendengarkan
               perkataanmu, maka engkau harus mengambil air dari sungai Nil dan harus kaucurahkan di
               tanah yang kering, lalu air yang kauambil itu akan menjadi darah di tanah yang kering itu."

               Ada 3 tanda yang TUHAN tunjukkan kepada bangsa Israel: tongkat menjadi ular, penyakit
               kusta dan air menjadi darah.

4:10        Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulupun tidak dan
               sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mupun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah."
4:11        Tetapi TUHAN berfirman kepadanya: "Siapakah yang membuat lidah manusia, siapakah yang
                membuat orang bisu atau tuli, membuat orang melihat atau buta; bukankah Aku, yakni
               TUHAN?
4:12        Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus
               kaukatakan."

               Apakah anda seperti nabi Musa yang tidak pandai bicara? ALLAH sudah memberikan
               jawaban untuk alasan anda tidak pandai berbicara. Jadi, tidak ada alasan bagi anda untuk
               mengelakkan diri dari kewajiban memberitakan Injil.

4:13        Tetapi Musa berkata: "Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kauutus."

               Siapakah yang patut TUHAN utus memberitakan Injil? Bukankah anda orang-orang muda
               lebih pantas daripada saya yang sudah 51 tahun? Bukankah anda yang selalu punya uang
               banyak daripada saya yang selalu kekurangan uang? Bukankah anda lebih menguasai
               internet daripada saya? Bukankah anda memiliki kedudukan sehingga perkataan anda lebih
               didengar orang daripada perkataan saya? Bukankah anda seorang sarjana yang
               berpengetahuan lebih baik dari saya? Bukankah anda orang yang lebih baik, lebih lemah-
               lembut, dan lebih sopan daripada saya yang kampungan?

               Bukankah masih ada orang yang seperti Elisa Sagala? Tapi adakah TUHAN mengutus Elisa
               Sagala? Mengapa TUHAN tidak mengutusnya? Mengapa TUHAN mengabaikan keberadaan
               Elisa Sagala? Mengapa TUHAN tidak memperhitungkannya sama sekali?

               Introspeksi diri itu lebih baik.

               Jika TUHAN mengutus saya, maka sayalah yang berkuasa. Hormatilah kedudukan saya dan
               turutilah perintah saya. Jika saya nabi, maka anda bukanlah nabi, atau yang sebaliknya.
               Sebab sesama nabi tidak mungkin akan saling bertentangan dan saling menyerang. Tapi jika
               kita saling menyerang, itu artinya ada yang bukan nabi diantara kita. Kita tidak berasal dari
               satu.

4:14        Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Musa dan Ia berfirman: "Bukankah di situ Harun,
               orang Lewi itu, kakakmu? Aku tahu, bahwa ia pandai bicara; lagipula ia telah berangkat
               menjumpai engkau, dan apabila ia melihat engkau, ia akan bersukacita dalam hatinya.
4:15        Maka engkau harus berbicara kepadanya dan menaruh perkataan itu ke dalam mulutnya;
               Aku akan menyertai lidahmu dan lidahnya dan mengajarkan kepada kamu apa yang harus
               kamu lakukan.
4:16        Ia harus berbicara bagimu kepada bangsa itu, dengan demikian ia akan menjadi penyambung
               lidahmu dan engkau akan menjadi seperti Allah baginya.

               Seorang nabi itu seperti ALLAH. Sebab dia berbicara mewakili ALLAH. Seorang nabi itu
               memberikan kemuliaan terbesar untuk ALLAH, bukan orang yang pekerjaannya menghina
               ALLAH, seperti yang seringkali Elisa Sagala lakukan dengan ilmu vegetariannya.


4:17        Dan bawalah tongkat ini di tanganmu, yang harus kaupakai untuk membuat tanda-tanda
               mujizat."
4:18        Lalu Musa kembali kepada mertuanya Yitro serta berkata kepadanya: "Izinkanlah kiranya aku
               kembali kepada saudara-saudaraku, yang ada di Mesir, untuk melihat apakah mereka masih
               hidup." Yitro berkata kepada Musa: "Pergilah dengan selamat."
4:19        Adapun TUHAN sudah berfirman kepada Musa di Midian: "Kembalilah ke Mesir, sebab semua
               orang yang ingin mencabut nyawamu telah mati."
4:20        Kemudian Musa mengajak isteri dan anak-anaknya lelaki, lalu menaikkan mereka ke atas
               keledai dan ia kembali ke tanah Mesir; dan tongkat Allah itu dipegangnya di tangannya.
4:21        Firman TUHAN kepada Musa: "Pada waktu engkau hendak kembali ini ke Mesir, ingatlah,
               supaya segala mujizat yang telah Kuserahkan ke dalam tanganmu, kauperbuat di depan
               Firaun. Tetapi Aku akan mengeraskan hatinya, sehingga ia tidak membiarkan bangsa itu
               pergi.

               ALLAH mengeraskan hati Firaun. Kenapa dikeraskan? Sebab sudah keras asalnya. Bukankah
               Firaun ini yang menindas keras bangsa Israel? Apa tanda orang yang sudah dikeraskan?
               Tandanya adalah seperti orang mati.

               Orang mati itu biarpun mendengar langit runtuh tetap diam tidak peduli. Bahwa sekalipun
               mendengar dan menyaksikan tanda-tanda ALLAH, tetap tak mau bertobat. Hukum aksi-reaksi
               tidak ada pada orang yang mati.

4:22        Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman TUHAN: Israel ialah anak-Ku,
               anak-Ku yang sulung;
4:23        sebab itu Aku berfirman kepadamu: Biarkanlah anak-Ku itu pergi, supaya ia beribadah
               kepada-Ku; tetapi jika engkau menolak membiarkannya pergi, maka Aku akan membunuh
               anakmu, anakmu yang sulung."
4:24        Tetapi di tengah jalan, di suatu tempat bermalam, TUHAN bertemu dengan Musa dan
               berikhtiar untuk membunuhnya.
4:25        Lalu Zipora mengambil pisau batu, dipotongnya kulit khatan anaknya, kemudian disentuhnya
               dengan kulit itu kaki Musa sambil berkata: "Sesungguhnya engkau pengantin darah bagiku."
4:26        Lalu TUHAN membiarkan Musa. "Pengantin darah," kata Zipora waktu itu, karena mengingat
               sunat itu.

               Karena Musa tinggal di lingkungan Firaun sebelum di Midian, Musa luput dari pelaksanaan
               sunat untuk anak-anak Abraham. Demikian juga dengan anak-anaknya tidak ada yang sunat.
               Di tengah perjalanan dari Midian ke Mesir itu TUHAN berikhtiar membunuh Musa karena dia
               sebagai nabi masih belum disunat. Zipora yang mengetahui itu, segera menyunat anak-
               anaknya lalu menempelkan kulit khatannya ke kaki Musa, sehingga Musa secara simbolis
               menjadi tersunat.

4:27        Berfirmanlah TUHAN kepada Harun: "Pergilah ke padang gurun menjumpai Musa." Ia pergi
               dan bertemu dengan dia di gunung Allah, lalu menciumnya.
4:28        Kemudian Musa memberitahukan kepada Harun segala firman TUHAN yang disuruhkan-Nya
               kepadanya untuk disampaikan dan segala tanda mujizat yang diperintahkan-Nya kepadanya
               untuk dibuat.
4:29        Lalu pergilah Musa beserta Harun dan mereka mengumpulkan semua tua-tua Israel.
4:30        Harun mengucapkan segala firman yang telah diucapkan TUHAN kepada Musa, serta
               membuat di depan bangsa itu tanda-tanda mujizat itu.
4:31        Lalu percayalah bangsa itu, dan ketika mereka mendengar, bahwa TUHAN telah
               mengindahkan orang Israel dan telah melihat kesengsaraan mereka, maka berlututlah
               mereka dan sujud menyembah.

               Inilah Israel pada mulanya. Inilah Kekristenan anda pada saat ini, bahwa anda sudah menjadi
               orang Kristen, entah dari perpindahan agama ataupun dari kelahiran. Tapi pada kisah
               perjalanan Israel di padang gurun, kita akan melihat bagaimana Israel itu menjadi bangsa
               yang memberontak melawan ALLAH. Siapa tahu itu merupakan gambaran tentang diri anda
               saat ini, apakah anda seorang Kristen sejati atau palsu.


Keluaran 5

5:1          Kemudian Musa dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu berkata kepadanya: "Beginilah
               firman TUHAN, Allah Israel: Biarkanlah umat-Ku pergi untuk mengadakan perayaan bagi-Ku
               di padang gurun."
5:2          Tetapi Firaun berkata: "Siapakah TUHAN itu yang harus kudengarkan firman-Nya untuk
               membiarkan orang Israel pergi? Tidak kenal aku TUHAN itu dan tidak juga aku akan
               membiarkan orang Israel pergi."
5:3          Lalu kata mereka: "Allah orang Ibrani telah menemui kami; izinkanlah kiranya kami pergi ke
               padang gurun tiga hari perjalanan jauhnya, untuk mempersembahkan korban kepada
               TUHAN, Allah kami, supaya jangan nanti mendatangkan kepada kami penyakit sampar atau
               pedang."
5:4          Tetapi raja Mesir berkata kepada mereka: "Musa dan Harun, mengapakah kamu bawa-bawa
               bangsa ini melalaikan pekerjaannya? Pergilah melakukan pekerjaanmu!"
5:5          Lagi kata Firaun: "Lihat, sekarang telah terlalu banyak bangsamu di negeri ini, masakan kamu
               hendak menghentikan mereka dari kerja paksanya!"
5:6          Pada hari itu juga Firaun memerintahkan kepada pengerah-pengerah bangsa itu dan kepada
               mandur-mandur mereka sendiri:
5:7          "Tidak boleh lagi kamu memberikan jerami kepada bangsa itu untuk membuat batu bata,
               seperti sampai sekarang; biarlah mereka sendiri yang pergi mengumpulkan jerami,
5:8          tetapi jumlah batu bata, yang harus dibuat mereka sampai sekarang, bebankanlah itu juga
               kepada mereka dan jangan menguranginya, karena mereka pemalas. Itulah sebabnya
               mereka berteriak-teriak: Izinkanlah kami pergi mempersembahkan korban kepada Allah
               kami.

               Kerja paksa itu adalah membuat batu-bata. Biasanya kerajaan menyediakan jeraminya untuk
               membakar batu-bata itu, tapi kini mereka harus mencarinya sendiri tanpa boleh mengurangi
               produksi bata-batanya. Tentu saja ini membuat bangsa Israel semakin menderita. Tenaga
               dan waktu mereka dihabiskan untuk kerja paksa itu.

5:9          Pekerjaan orang-orang ini harus diperberat, sehingga mereka terikat kepada pekerjaannya
               dan jangan mempedulikan perkataan dusta."
5:10        Maka para pengerah bangsa itu dan para mandurnya pergi dan berkata kepada mereka:
               "Beginilah kata Firaun: Aku tidak memberi jerami lagi kepadamu.
5:11        Pergilah kamu sendiri mengambil jerami, di mana saja kamu mendapatnya, tetapi
               pekerjaanmu sedikitpun tidak boleh kurang."
5:12        Lalu berseraklah bangsa itu ke seluruh tanah Mesir untuk mengumpulkan tunggul gandum
               sebagai pengganti jerami.
5:13        Dan pengerah-pengerah itu mendesak mereka dengan berkata: "Selesaikan pekerjaanmu,
               yaitu tugas sehari, seperti pada waktu ada jerami."
5:14        Lalu pengerah-pengerah Firaun memukul mandur-mandur Israel, yang mereka angkat, sambil
               bertanya: "Mengapakah kamu pada hari ini tidak menyelesaikan jumlah batu bata yang
               harus kamu buat seperti kemarin?"
5:15        Sesudah itu pergilah para mandur Israel kepada Firaun dan mengadukan halnya kepadanya:
               "Mengapakah tuanku berlaku seperti itu terhadap hamba-hambamu ini?
5:16        Jerami tidak diberikan lagi kepada hamba-hambamu ini tetapi walaupun begitu, kami
               diperintahkan: Buatlah batu bata. Dan dalam pada itu hamba-hambamu ini dipukuli, padahal
               rakyat tuankulah yang bersalah."
5:17        Tetapi ia berkata: "Pemalas kamu, pemalas! Itulah sebabnya kamu berkata: Izinkanlah kami
                pergi mempersembahkan korban kepada TUHAN!
5:18        Jadi sekarang, pergilah, bekerja! Jerami tidak akan diberikan lagi kepadamu, tetapi jumlah
               batu bata yang sama harus kamu serahkan."
5:19        Maka mengertilah para mandur Israel, bahwa mereka ada dalam keadaan susah, karena
                dikatakan kepada mereka: "Kamu tidak boleh mengurangi jumlah batu bata pada tiap-tiap
                hari."
5:20        Waktu mereka meninggalkan Firaun berjumpalah mereka dengan Musa dan Harun, yang
               sedang menantikan mereka,
5:21        lalu mereka berkata kepada keduanya: "Kiranya TUHAN memperhatikan perbuatanmu dan
               menghukumkan kamu, karena kamu telah membusukkan nama kami kepada Firaun dan
                hamba-hambanya dan dengan demikian kamu telah memberikan pisau kepada mereka
                untuk membunuh kami."

               Bangsa Israel marah kepada nabi Musa. Sebab gara-gara acara yang Musa rencanakan yaitu
               membawa mereka keluar dari negeri Mesir, Firaun menjadi marah dan menimpakan
               kemarahannya kepada mereka.

               Di zaman YESUS, TUHAN YESUS yang bermaksud meringankan beban bangsa Yahudi dengan
               korban-korban sembelihan, dianggapnya TUHAN YESUS hendak merubah hukum Taurat.
               TUHAN YESUS yang ingin membenahi peribadatan mereka yang keliru disalahpahami sebagai
               menyesatkan.

               Demikian pula dengan zaman ini banyak orang yang salahmengerti dengan apa yang saya
               lakukan.

5:22        Lalu Musa kembali menghadap TUHAN, katanya: "Tuhan, mengapakah Kauperlakukan umat
               ini begitu bengis? Mengapa pula aku yang Kauutus?
5:23        Sebab sejak aku pergi menghadap Firaun untuk berbicara atas nama-Mu, dengan jahat
               diperlakukannya umat ini, dan Engkau tidak melepaskan umat-Mu sama sekali."

               Musa marah pada TUHAN. TUHAN berkata hendak menyelamatkan bangsa Israel dari Mesir,
               tapi sama sekali itu tidak terbukti, malahan bangsa Israel semakin menderita dan mereka
               menjadi memusuhi Musa. Musa merasa dibohongi TUHAN.


Keluaran 6

6:1          (5-24) Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa: "Sekarang engkau akan melihat, apa yang
               akan Kulakukan kepada Firaun; sebab dipaksa oleh tangan yang kuat ia akan membiarkan
               mereka pergi, ya dipaksa oleh tangan yang kuat ia akan mengusir mereka dari negerinya."
6:2          (6-1) Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Akulah TUHAN.
6:3          (6-2) Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang
               Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri.
6:4          (6-3) Bukan saja Aku telah mengadakan perjanjian-Ku dengan mereka untuk memberikan
               kepada mereka tanah Kanaan, tempat mereka tinggal sebagai orang asing,
6:5          (6-4) tetapi Aku sudah mendengar juga erang orang Israel yang telah diperbudak oleh orang
               Mesir, dan Aku ingat kepada perjanjian-Ku.
6:6          (6-5) Sebab itu katakanlah kepada orang Israel: Akulah TUHAN, Aku akan membebaskan
               kamu dari kerja paksa orang Mesir, melepaskan kamu dari perbudakan mereka dan menebus
               kamu dengan tangan yang teracung dan dengan hukuman-hukuman yang berat.
6:7          (6-6) Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu, supaya
               kamu mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allahmu, yang membebaskan kamu dari kerja
               paksa orang Mesir.
6:8          (6-7) Dan Aku akan membawa kamu ke negeri yang dengan sumpah telah Kujanjikan
               memberikannya kepada Abraham, Ishak dan Yakub, dan Aku akan memberikannya
               kepadamu untuk menjadi milikmu; Akulah TUHAN."
6:9          (6-8) Lalu Musa mengatakan demikian kepada orang Israel, tetapi mereka tidak
               mendengarkan Musa karena mereka putus asa dan karena perbudakan yang berat itu.

               Bangsa Israel benar-benar marah kepada Musa.

6:10        (6-9) Kemudian TUHAN berfirman kepada Musa:
6:11        (6-10) "Pergilah menghadap, katakanlah kepada Firaun, raja Mesir, bahwa ia harus
               membiarkan orang Israel pergi dari negerinya."
6:12        (6-11) Tetapi Musa berkata di hadapan TUHAN: "Orang Israel sendiri tidak mendengarkan
               aku, bagaimanakah mungkin Firaun akan mendengarkan aku, aku seorang yang tidak petah
               lidahnya!"

               Bangsa Israel sendiri membenci Musa, bagaimana Firaun mau mendengarkan Musa? Suatu
               pekerjaan yang mustahil itu. Seharusnya bangsa Israel mendukung Musa dan bersama-sama
               Musa menginginkan keluar dari Mesir. Jika demikian Firaun pasti berpikir
               mempertimbangkannya karena orang banyak. Tapi kini Musa harus berdiri sendirian diantara
               bangsa Israel dengan Firaun. Sama persis dengan posisi saya saat ini. Umat Advent yang ingin
               saya selamatkan dari cengkeraman organisasi General Conference yang kayak Firaun, justru
               memusuhi saya. Lebih-lebih lagi para pendetanya. Jadi, saya ini dikeroyok dari 2 jurusan,
               yaitu para pendetanya dengan umatnya juga. Pendeta dengan umat justru bersatu. Padahal
               saya hendak memisahkannya.

               Ini baru bisa anda lihat kalau anda ada di milis Konferens DKI. Nyata sekali penyatuan antara
               officer dengan umatnya dalam memusuhi saya. Mereka bagaikan paduan suara dalam
               mengolok-olok saya. Gila, nggak?!



6:13        (6-12) Demikianlah TUHAN telah berfirman kepada Musa dan Harun, serta mengutus mereka
               kepada orang Israel dan kepada Firaun, raja Mesir, dengan membawa perintah supaya orang
               Israel dibawa keluar dari Mesir.
6:14        (6-13) Inilah para kepala kaum keluarga mereka: Anak-anak Ruben anak sulung Israel:
               Henokh, Palu, Hezron dan Karmi; itulah kaum-kaum Ruben.
6:15        (6-14) Anak-anak Simeon: Yemuel, Yamin, Ohad, Yakhin, Zohar, dan Saul, anak seorang
                perempuan Kanaan; itulah kaum-kaum Simeon.
6:16        (6-15) Inilah nama anak-anak Lewi menurut urutan kelahirannya: Gerson, Kehat dan Merari.
               Umur Lewi seratus tiga puluh tujuh tahun.
6:17        (6-16) Anak-anak Gerson: Libni dan Simei, menurut kaum mereka.
6:18        (6-17) Anak-anak Kehat: Amram, Yizhar, Hebron dan Uziel. Umur Kehat seratus tiga puluh tiga
               tahun.
6:19        (6-18) Anak-anak Merari: Mahli dan Musi. Itulah kaum-kaum Lewi menurut urutannya.
6:20        (6-19) Dan Amram mengambil Yokhebed, saudara ayahnya, menjadi isterinya, dan
               perempuan ini melahirkan Harun dan Musa baginya. Umur Amram seratus tiga puluh tujuh
               tahun.
6:21        (6-20) Anak-anak Yizhar: Korah, Nefeg dan Zikhri.
6:22        (6-21) Anak-anak Uziel: Misael, Elsafan dan Sitri.
6:23        (6-22) Dan Harun mengambil Eliseba, anak perempuan Aminadab, saudara perempuan
               Nahason, menjadi isterinya, dan perempuan ini melahirkan baginya Nadab, Abihu, Eleazar
                dan Itamar.
6:24        (6-23) Anak-anak Korah: Asir, Elkana dan Abiasaf; itulah kaum-kaum orang Korah.
6:25        (6-24) Eleazar, anak Harun, mengambil salah seorang anak perempuan Putiel menjadi
               isterinya dan perempuan ini melahirkan Pinehas baginya. Itulah para kepala kaum keluarga
               orang Lewi menurut kaum mereka.
6:26        (6-25) Itulah Harun dan Musa, yang diperintahkan TUHAN: "Bawalah orang Israel keluar dari
                tanah Mesir menurut pasukan mereka."
6:27        (6-26) Merekalah yang berbicara kepada Firaun, raja Mesir, supaya mereka membawa orang
               Israel keluar dari Mesir. Itulah Musa dan Harun.
6:28        (6-27) Pada waktu TUHAN berfirman kepada Musa di tanah Mesir,
6:29        (6-28) TUHAN berfirman kepadanya: "Akulah TUHAN; katakanlah kepada Firaun, raja Mesir,
                segala yang Kufirmankan kepadamu."
6:30        (6-29) Tetapi Musa berkata di hadapan TUHAN: "Bukankah aku ini seorang yang tidak petah
               lidahnya, bagaimanakah mungkin Firaun akan mendengarkan aku?"


Keluaran 7

7:1          Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi
               Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.

               Jika Musa menerima kuasa sebagai ALLAH, saya juga menerima kuasa sebagai YESUS;

               >> Kisah  1:8       Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan
                                            kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria
                                            dan sampai ke ujung bumi."

               Saya mempunyai kuasa untuk memberitakan Injil sampai ke ujung dunia. Tidak ada satu
               wilayahpun yang saya dilarang masuk oleh TUHAN. Karena itu halal bagi saya untuk masuk
               ke milis-milis manapun yang ada di dunia ini. Termasuk milis Konferens DKI sekalipun.
               Termasuk ke email-email anda adalah halal bagi saya untuk mengirimkan segala tulisan saya
               kepada anda. Saya harus anda bedakan dari spammer. Harus anda kecualikan. Itulah sabda
               TUHAN SEMESTA ALAM.

               Menghalangi saya masuk sama artinya dengan melawan Firman tersebut, bukan?!

7:2          Engkau harus mengatakan segala yang Kuperintahkan kepadamu, dan Harun, abangmu,
               harus berbicara kepada Firaun, supaya dibiarkannya orang Israel itu pergi dari negerinya.
7:3          Tetapi Aku akan mengeraskan hati Firaun, dan Aku akan memperbanyak tanda-tanda dan
               mujizat-mujizat yang Kubuat di tanah Mesir.
7:4          Bilamana Firaun tidak mendengarkan kamu, maka Aku akan mendatangkan tangan-Ku
               kepada Mesir dan mengeluarkan pasukan-Ku, umat-Ku, orang Israel, dari tanah Mesir dengan
               hukuman-hukuman yang berat.
7:5          Dan orang Mesir itu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, apabila Aku mengacungkan
               tangan-Ku terhadap Mesir dan membawa orang Israel keluar dari tengah-tengah mereka."

               >> Matius  10:14               Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar
                                                           perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan
                                                           kebaskanlah debunya dari kakimu.
                                   10:15  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah
                                                          Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota
                                                          itu."

               TUHAN memberi kuasa kepada saya untuk mengeluarkan kutuk dan mengebaskan debu kaki
               saya, sebagai peringatan keras terhadap siapa saja yang menolak saya.

7:6          Demikianlah diperbuat Musa dan Harun; seperti yang diperintahkan TUHAN kepada mereka,
               demikianlah diperbuat mereka.
7:7          Adapun Musa delapan puluh tahun umurnya dan Harun delapan puluh tiga tahun, ketika
               mereka berbicara kepada Firaun.

               Tahapan hidup nabi Musa:

               >> 40 tahun hidup di istana Firaun.

               >> 40 tahun hidup di Midian sebagai buronan Firaun.

               >> 40 tahun hidup di padang gurun memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir.


7:8          Dan TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun:
7:9          "Apabila Firaun berkata kepada kamu: Tunjukkanlah suatu mujizat, maka haruslah
               kaukatakan kepada Harun: Ambillah tongkatmu dan lemparkanlah itu di depan Firaun. Maka
               tongkat itu akan menjadi ular."
7:10        Musa dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu mereka berbuat seperti yang diperintahkan
               TUHAN; Harun melemparkan tongkatnya di depan Firaun dan para pegawainya, maka
               tongkat itu menjadi ular.
7:11        Kemudian Firaunpun memanggil orang-orang berilmu dan ahli-ahli sihir; dan merekapun, ahli-
               ahli Mesir itu, membuat yang demikian juga dengan ilmu mantera mereka.
7:12        Masing-masing mereka melemparkan tongkatnya, dan tongkat-tongkat itu menjadi ular;
               tetapi tongkat Harun menelan tongkat-tongkat mereka.

               Ular-ular palsu,nabi-nabi palsu dikalahkan oleh nabi yang berasal dari TUHAN.

7:13        Tetapi hati Firaun berkeras, sehingga tidak mau mendengarkan mereka keduanya--seperti
               yang telah difirmankan TUHAN.
7:14        Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Firaun berkeras hati, ia menolak membiarkan bangsa itu
               pergi.
7:15        Pergilah kepada Firaun pada waktu pagi, pada waktu biasanya ia keluar ke sungai;
              nantikanlah dia di tepi sungai Nil dengan memegang di tanganmu tongkat yang tadinya
               berubah menjadi ular.
7:16        Dan katakanlah kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah mengutus aku kepadamu untuk
               mengatakan: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku di padang
               gurun; meskipun begitu sampai sekarang engkau tidak mau mendengarkan.
7:17        Sebab itu beginilah firman TUHAN: Dari hal yang berikut akan kauketahui, bahwa Akulah
               TUHAN. Lihat, dengan tongkat yang di tanganku ini akan kupukul air yang di sungai Nil dan
               air itu akan berubah menjadi darah,
7:18        dan ikan yang dalam sungai Nil akan mati, sehingga sungai Nil akan berbau busuk; maka
               orang Mesir akan segan meminum air dari sungai Nil ini."
7:19        TUHAN berfirman kepada Musa: "Katakanlah kepada Harun: Ambillah tongkatmu, ulurkanlah
               tanganmu ke atas segala air orang Mesir, ke atas sungai, selokan, kolam dan ke atas segala
               kumpulan air yang ada pada mereka, supaya semuanya menjadi darah, dan akan ada darah
               di seluruh tanah Mesir, bahkan dalam wadah kayu dan wadah batu."
7:20        Demikianlah Musa dan Harun berbuat seperti yang difirmankan TUHAN; diangkatnya tongkat
               itu dan dipukulkannya kepada air yang di sungai Nil, di depan mata Firaun dan pegawai-
               pegawainya, maka seluruh air yang di sungai Nil berubah menjadi darah;
7:21        matilah ikan di sungai Nil, sehingga sungai Nil itu berbau busuk dan orang Mesir tidak dapat
               meminum air dari sungai Nil; dan di seluruh tanah Mesir ada darah.

               Air menjadi darah. Semua ajaran-ajaran yang tidak benar saya beberkan dengan bukti-bukti
               yang lengkap sehingga anda menjadi tahu bahwa asal mula ajaran yang tidak benar itu
               adalah dari kekafiran yang tidak boleh dimasukkan ke dalam ajaran gereja.

7:22        Tetapi para ahli Mesir membuat yang demikian juga dengan ilmu-ilmu mantera mereka,
                sehingga hati Firaun berkeras dan ia tidak mau mendengarkan mereka keduanya seperti
                yang telah difirmankan TUHAN.
7:23        Firaun berpaling, lalu masuk ke istananya dan tidak mau memperhatikan hal itu juga.
7:24        Tetapi semua orang Mesir menggali-gali di sekitar sungai Nil mencari air untuk diminum,
               sebab mereka tidak dapat meminum air sungai Nil.

               Sekalipun orang berusaha mencari-cari dalih untuk menguatkan ajaran mereka yang tidak
               benar itu, mereka tetap tidak bisa menemukan dalih yang kuat. Tidak ada alasan untuk
               mempertahankan Trinitas, ibadah hari Minggu, Natal, Paskah, Babi haram, vegetarian, dan
               lain-lainnya.

7:25        Demikianlah genap tujuh hari berlalu setelah TUHAN menulahi sungai Nil.


Keluaran 8

8:1          Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah menghadap Firaun dan katakan kepadanya:
               Beginilah firman TUHAN: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku;
8:2          jika engkau menolak membiarkannya pergi, maka Aku akan menulahi seluruh daerahmu
               dengan katak.
8:3          Katak-katak akan mengeriap dalam sungai Nil, lalu naik dan masuk ke dalam istanamu dan
               kamar tidurmu, ya sampai ke dalam tempat tidurmu, ke dalam rumah pegawai-pegawaimu,
               dan rakyatmu, bahkan ke dalam pembakaran rotimu serta ke dalam tempat adonanmu.
8:4          Katak-katak itu akan naik memanjati engkau, memanjati rakyatmu dan segala pegawaimu."
8:5          Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Katakanlah kepada Harun: Ulurkanlah tanganmu
               dengan tongkatmu ke atas sungai, ke atas selokan dan ke atas kolam, dan buatlah katak-
                katak bermunculan meliputi tanah Mesir."
8:6          Lalu Harun mengulurkan tangannya ke atas segala air di Mesir, maka bermunculanlah katak-
               katak, lalu menutupi tanah Mesir.

               Katak dimana-mana. ALLAH melemparkan kenajisan  ke dalam gereja, sehingga gereja itu
               menjadi melarat, malang, miskin, buta dan telanjang.

8:7          Tetapi para ahli itupun membuat yang demikian juga dengan ilmu-ilmu mantera mereka,
               sehingga mereka membuat katak-katak bermunculan meliputi tanah Mesir.
8:8          Kemudian Firaun memanggil Musa dan Harun serta berkata: "Berdoalah kepada TUHAN,
               supaya dijauhkan-Nya katak-katak itu dari padaku dan dari pada rakyatku; maka aku akan
               membiarkan bangsa itu pergi, supaya mereka mempersembahkan korban kepada TUHAN."
8:9          Kata Musa kepada Firaun: "Silakanlah tuanku katakan kepadaku, bila aku akan berdoa
               untukmu, untuk pegawaimu dan rakyatmu, supaya katak-katak itu dilenyapkan dari padamu
               dan dari rumah-rumahmu, dan hanya tinggal di sungai Nil saja."
8:10        Katanya: "Besok." Lalu kata Musa: "Jadilah seperti katamu itu, supaya tuanku mengetahui,
               bahwa tidak ada yang seperti TUHAN, Allah kami.
8:11        Maka katak-katak itu akan dijauhkan dari padamu, dari rumah-rumahmu, dari pegawai-
               pegawaimu dan dari rakyatmu; dan hanya akan tinggal di sungai Nil saja."
8:12        Lalu Musa dan Harun keluar meninggalkan Firaun, dan Musa berseru kepada TUHAN karena
               katak-katak, yang didatangkan-Nya kepada Firaun.
8:13        Dan TUHAN melakukan seperti yang dikatakan Musa, sehingga katak-katak itu mati lenyap
               dari rumah, dari halaman dan dari ladang.
8:14        Dikumpulkan oranglah bangkai-bangkainya bertumpuk-tumpuk, sehingga tanah itu berbau
               busuk.

               Kini TUHAN mengutus saya untuk mengumpulkan bangkai katak dan kedapatanlah bahwa
               ajaran-ajaran yang salah itu sudah bertumpuk-tumpuk. Bukankah melalui milis ini, di
               hadapan ribuan orang saya menyebarkan bau busuk gereja Advent?


8:15        Tetapi ketika Firaun melihat, bahwa telah terasa kelegaan, ia tetap berkeras hati, dan tidak
               mau mendengarkan mereka keduanya--seperti yang telah difirmankan TUHAN.
8:16        Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Katakanlah kepada Harun: Ulurkanlah tongkatmu dan
               pukulkanlah itu ke debu tanah, maka debu itu akan menjadi nyamuk di seluruh tanah Mesir."
8:17        Lalu mereka berbuat demikian; Harun mengulurkan tangannya dengan tongkatnya dan
               memukulkannya ke debu tanah, maka nyamuk-nyamuk itu hinggap pada manusia dan pada
               binatang. Segala debu tanah menjadi nyamuk di seluruh tanah Mesir.
8:18        Para ahli itupun membuat yang demikian juga dengan ilmu-ilmu manteranya untuk
               mengadakan nyamuk-nyamuk, tetapi mereka tidak dapat. Demikianlah nyamuk-nyamuk itu
               hinggap pada manusia dan pada binatang.

               Bukankah kehadiran saya sudah seperti nyamuk yang menyakiti semua orang. Semua orang
               sudah saya buat kesemutan.

               Gereja benar-benar sudah seperti kena tulah tanpa bisa berbuat apa-apa. Serangan saya
               yang bertubi-tubi telah melumpuhkan mereka.

8:19        Lalu berkatalah para ahli itu kepada Firaun: "Inilah tangan Allah." Tetapi hati Firaun berkeras,
               dan ia tidak mau mendengarkan mereka--seperti yang telah difirmankan TUHAN.

               Beberapa orang diyakinkan bahwa saya adalah tangan ALLAH. Sebab yang demikian ini
               sangat tidak mungkin jika bukan ALLAH yang melakukannya.

8:20        Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Bangunlah pagi-pagi dan berdirilah menantikan Firaun,
               pada waktu biasanya ia keluar ke sungai, dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman
               TUHAN: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku;
8:21        sebab jika engkau tidak membiarkan umat-Ku itu pergi, maka Aku akan melepaskan pikat
               terhadap engkau, terhadap pegawai-pegawaimu, rakyatmu dan rumah-rumahmu, sehingga
               rumah-rumah orang Mesir, bahkan tanah, di mana mereka berdiri akan penuh dengan pikat.
8:22        Tetapi pada hari itu Aku akan mengecualikan tanah Gosyen, di mana umat-Ku tinggal,
               sehingga di sana tidak ada terdapat pikat, supaya engkau mengetahui, bahwa Aku, TUHAN,
               ada di negeri ini.
8:23        Sebab Aku akan mengadakan perbedaan antara umat-Ku dan bangsamu. Besok tanda
               mujizat ini akan terjadi."

               Kalau semula tulah itu ditimpakan kepada semua gereja, baik Advent maupun gereja
               Minggu, tapi ada kalanya saya membuat perbedaan antara gereja Minggu dengan gereja
               Advent. Berkali-kali saya nyatakan bahwa gereja yang benar adalah Advent dan
               membuktikan perbedaannya dari gereja Minggu.

8:24        TUHAN berbuat demikian; maka datanglah banyak-banyak pikat ke dalam istana Firaun dan
               ke dalam rumah pegawai-pegawainya dan ke seluruh tanah Mesir; negeri itu menderita
               karena pikat itu.

               Lalat pikat adalah lalat penghisap darah yang khusus dikirimkan ke gereja Minggu. Bukankah
               hari Minggu di kalender berwarna merah darah? Bukankah penentangan saya yang paling
               keras dengan gereja-gereja adalah masalah hari Minggu?


8:25        Lalu Firaun memanggil Musa dan Harun serta berkata: "Pergilah, persembahkanlah korban
               kepada Allahmu di negeri ini."
8:26        Tetapi Musa berkata: "Tidak mungkin kami berbuat demikian, sebab korban yang akan kami
               persembahkan kepada TUHAN, Allah kami, adalah kekejian bagi orang Mesir. Apabila kami
               mempersembahkan korban yang menjadi kekejian bagi orang Mesir itu, di depan mata
               mereka, tidakkah mereka akan melempari kami dengan batu?

               Firaun memberikan ijin bangsa Israel beribadah kepada TUHAN-nya, tapi harus dilakukan di
               Mesir. Ini adalah tentang Konstantine Agung yang semula penyembah dewa Matahari,
               bersedia masuk agama Kristen dengan syarat ibadahnya di hari Minggu. Dan berdasarkan
               dekrit Konstantine tahun 325 Masehi, orang-orang Kristen yang tidak mau beribadah di hari
               Minggu diburu dan dianiaya.


8:27        Kami harus pergi ke padang gurun tiga hari perjalanan jauhnya untuk mempersembahkan
               korban kepada TUHAN, Allah kami, seperti yang difirmankan-Nya kepada kami."
8:28        Lalu kata Firaun: "Baik, aku akan membiarkan kamu pergi untuk mempersembahkan korban
               kepada TUHAN, Allahmu, di padang gurun; hanya janganlah kamu pergi terlalu jauh.
               Berdoalah untuk aku."

               Firaun akhirnya mengijinkan bangsa Israel meninggalkan Mesir, tapi tidak boleh jauh-jauh
               dari Mesir. Tidakkah ini tentang gereja-gereja yang merupakan pecahan Roma Katolik, yang
               Paus mengatakan: “Anak durhaka yang lari dari rumah orangtuanya tapi yang masih
               membawa seikat rambut ibunya.”

               Sekalipun gereja-gereja Kristen mengakunya sudah terpisah dari Katolik, namun masih
               banyak sekali ajaran-ajaran Katolik yang mereka bawa ke gereja mereka.

8:29        Lalu kata Musa: "Sekarang aku keluar meninggalkan tuanku dan akan berdoa kepada
              TUHAN, maka pikat itu akan dijauhkan besok dari Firaun, dari pegawai-pegawainya dan
               rakyatnya; hanya janganlah Firaun berlaku curang lagi dengan tidak membiarkan bangsa itu
               pergi untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN."
8:30        Sesudah itu keluarlah Musa meninggalkan Firaun, lalu berdoa kepada TUHAN.
8:31        Dan TUHAN membuat seperti yang dikatakan Musa: pikat itu dijauhkan-Nya dari Firaun, dari
               pegawai-pegawainya dan rakyatnya; seekorpun tidak ada yang tinggal.
8:32        Tetapi sekali inipun Firaun tetap berkeras hati; ia tidak membiarkan bangsa itu pergi.

               Sekalipun saya sudah mengungkapkan kebenaran yang begitu jelas, namun nyatanya masih
               banyak orang yang masih belum mau beranjak meninggalkan kesalahannya. Masih di Mesir
               terus, belum mau bertobat. Rupanya mereka menunggu tindakan keras ALLAH di tulah ke-10,
               yaitu pembunuhan anak-anak sulung.




[berlanjut]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar