Senin, 13 Mei 2013

GUNUNG SINAI


GUNUNG SINAI

Download:

* Keluaran 19:20
LAI TB, Lalu turunlah TUHAN ke atas gunung Sinai, ke atas puncak gunung itu, maka TUHAN memanggil Musa ke puncak gunung itu, dan naiklah Musa ke atas.
KJV, And the LORD came down upon mount Sinai, on the top of the mount: and the LORD called Moses up to the top of the mount; and Moses went up. 
Hebrew, 
וַיֵּרֶד יְהוָה עַל־הַר סִינַי אֶל־רֹאשׁ הָהָר וַיִּקְרָא יְהוָה לְמֹשֶׁה אֶל־רֹאשׁ הָהָר וַיַּעַל מֹשֶׁה׃
Transit, VAYERED YEHOVAH(dibaca: 'Adonay) 'AL-HAR SINAY 'EL-ROSY HAHAR VAYIQRA YEHOVAH(dibaca: 'Adonay) LEMOSYEH 'EL-ROSY HAHAR VAYA'AL MOSYEH 


Image
Reff: http://www.jesuswalk.com/moses/maps/map ... 63x300.jpg

Image
Reff: http://www.keyway.ca/gif/wildjour.gif


Image
Reff: http://www.bible-history.com/geography/ ... nsula.html


Sinai adalah nama gunung, tempat YHVH menampakkan Diri kepada Musa dan membuat perjanjian dengan suku-suku bangsa Israel yang berkumpul di situ.

Beberapa ahli arkeologi menganggap gunung-gunung berikut sebagai Gunung Sinai: 
- Jebel Musa (Gunung Musa), 
- Ras ets-tsaftsafeh (Ras Sufsafeh),
- Jebel Serbal dan 
- sebuah gunung dekat al-Hrob

Tradisi yang cenderung menganggap Gunung Sinai adalah Jebel Serbal, dapat dijejaki sampai Eusebius (abad 4); yang menyebut Jebel Musa hanya sampai Yustinianus (abad 6). Karena tidak ada padang gurun di kaki Jebel Serbal, membuatnya tak mungkin sebagai gunung perjanjian. 
Pandangan A Musil, yg pernah diterima oleh kalangan luas, yg mengatakan bahwa gunung berapi dekat al-Hrob harus disamakan dengan Gunung Sinai, tidak lagi disukai oleh para ahli, karena dengan itu rute perjalanan Keluaran tak dapat disusun kembali, dan pendapat itu tidak menafsirkan Keluaran 19 secara tepat.

Tinggal hanya dua kemungkinan: Jebel Musa dan Ras ets-tsaftsafeh. Kedua gunung itu terletak pada punggung batu granit, yang memanjang ± 4 km dari barat laut ke tenggara. Ras ets-tsaftsafeh (1.993 m) terletak di bagian utara, dan Jebel Musa (2.244 m) di bagian selatan. 

Tradisi dan kebanyakan ahli modern menerima Jebel Musa sebagai Gunung Sinai. Namun beberapa ahli lain dengan kuat lebih memilih Ras ets-tsaftsafehsebagai gunung perjanjian, karena adanya dataran luas pada kakinya, cukup untuk jemaah Israel yang besar itu (bandingkan Keluaran 20:18 'dan mereka berdiri jauh jauh'). 

Jebel Musa:
Image
Reff: http://www.jesuswalk.com/moses/maps/map ... 92x300.jpg

Tapi tradisi tentang Jebel Musa sudah begitu tua (kr 1500 thn) dan gunung batu granit yg ada di situ begitu mengagumkan sehingga mungkin sekali itulah Gunung Sinai. Tambahan lagi, beberapa tempat perhentian pada jalan yg menuju ke gunung itu, mengarah ke kesimpulan yang sama.

Dalam PL Gunung Sinai disebut juga Gunung Horeb. Sesudah melewati Mara dan Elim orang Israel sampai di Sinai pada bulan ke-3 sesudah berangkat dari Mesir (Keluaran 19:1), dan berkemah di dataran kaki gunung itu, dan dari situ puncak gunung dapat dilihat (Keluaran 19:16, 18, 20). YHVH menampakkan diriNya kepada Musa di puncak gunung ini dan memberikan Kesepuluh Firman dan hukum-hukum lainnya. Perjanjian yg diadakan Allah di situ dengan umat-Nya sangat penting dalam mengikat suku-suku itu menjadi satu, dan menempa mereka menjadi satu umat yg mengabdi kepada satu Allah. Walaupun keaslian berita ini ditolak oleh aliran modern tertentu, terang dari Hakim 5:5, bahwa tradisi tentang Sinai termasuk bagian yang tua dari kepercayaan orang Israel. Peranan Gunung Sinai yang menonjol dalam PL dan tradisi yg kuat yg dihubungkan dengan gunung itu, memberikan banyak bukti dalam menopang kebenaran sejarah dari berita ini.

Di kaki Gunung Jebel Musa terdapat biara St Katarina. Di sinilah ditemukan oleh Tischendorf naskah abad 4 yang termasyhur itu, bagian dari Alkitab Yunani, yang disebut Naskah Sinai, yang ditulis dengan huruf besar (uncial). Dalam perpustakaan St. Katarina ada naskah-naskah kuno dalam bahasa Yunani, Arab, Etiopia dan Siria (banyak dari situ belakangan ini umumnya bisa didapati dlm film mikro).


biara St Katarina:
Image
Reff: http://uk.memphistours.com/Egypt-Guide/ ... astery.php


Kepustakaan: 
B Rothenberg, God's Wilderness, 1961; 
W Beyerlin, Origins and History of the Oldest Sinaitic Traditions, 1965; 
B Zuber, Vier Studien zu den Ursprungen Israels, 1976, hlm 16-49. 
Ensiklopedia Alkitab masa Kini, Vol 2, Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1998, hlm. 410-411.



Quote:
Keluaran 19:20
pertanyaan dr tmn muslim masalah Tuhan turun k atas gunung sinai nah kata mereka ini rancu krn kata ke atas harusnya naik bukan turun begitu mas...gmn?


Jawab:


* Keluaran 19:20LAI TB, Lalu turunlah TUHAN ke atas gunung Sinai, ke atas puncak gunung itu, maka TUHAN memanggil Musa ke puncak gunung itu, dan naiklah Musa ke atas.KJV, And the LORD came down upon mount Sinai, on the top of the mount: and the LORD called Moses up to the top of the mount; and Moses went up. Hebrew, 
וַיֵּרֶד יְהוָה עַל־הַר סִינַי אֶל־רֹאשׁ הָהָר וַיִּקְרָא יְהוָה לְמֹשֶׁה אֶל־רֹאשׁ הָהָר וַיַּעַל מֹשֶׁה׃
Transit, VAYERED {dan Dia turun} YEHOVAH {YHVH dibaca: 'Adonay, TUHAN} 'AL-HAR {di gunung} SINAY {sinai} 'EL-ROSY {di puncak} HAHAR {gunung itu} VAYIQRA {kemudian Ia memanggil} YEHOVAH {YHVH dibaca: 'Adonay, TUHAN} LEMOSYEH {kepada Musa} 'EL-ROSY {untuk ke puncak} HAHAR {gunung itu} VAYA'AL {dan dia naik} MOSYEH {Musa} 

Tidak ada permasalahan pada ayat dalam naskah bahasa asli maupun terjemahannya. Kita masing-masing percaya bahwa TUHAN itu bersemayam di Surga, dan Surgaitu ada di atas, di langit (SYAMAYIM).Maka, apa bila TUHAN itu berkenan hadir di sebuah tempat di bumi, walaupun tempat itu ada di atas menurut ukurannya manusia. Kehadiran-Nya dalam bahasa manusia, tentu saja dituliskan bahwa TUHAN turun ke atas puncak gunung Sinai, sementara Musa, seorang manusia yang posisinya berada di bawah, ketika dipanggil menemui TUHAN ke puncak Gunung Sinai, ia dikatakan naik ke atas.


Blessings,
BP
July 6, 2011

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar